Rabu, 13 Mei 2026

Pilkada Kediri

Usung Putra Pramono Anung di Pilkada Kediri, Golkar Timbang Kandidat Wakil

Partai Golkar kemungkinan besar akan mengusung Hanindito Himawan Pramana, anak Pramono Anung di Pilkada Kediri. Siapa wakilnya, masih ditimbang

Tayang:
surya/didik mashudi
Hanindito Himawan Pramana 

SURYA.co.id, SURABAYA - Partai Golkar tinggal menunggu waktu untuk menurunkan rekomendasi di Pilkada Kabupaten Kediri. Kemungkinan besar, Golkar akan mengusung Hanindito Himawan Pramana di pilkada Kediri.

Dalam mengusung putra Menteri Sekretaris Kabinet (Mensekab) Pramono Anung tersebut, Golkar kini menimbang nama kandidat wakil.

"Golkar di Kediri kemungkinan memang akan mengusung Mas Dito," kata Ketua DPD Golkar Jatim, Sarmuji ketika dikonfirmasi di Surabaya

Dalam mengusung Dito, Golkar juga akan mengusulkan beberapa nama calon Wakil Bupati. "Tinggal nama wakil yang akan mendampingi Mas Dito yang kini masih ditimbang," kata Sarmuji yang juga Anggota DPR RI ini.

"Ada beberapa nama yang masih ditimbang. Baik dari sisi elektabilitas, maupun kapasitas untuk menemani Mas Dito," kata Sarmuji yang juga legislator asal dapil Jatim 6 yang membawahi Kabupaten/Kota Kediri, Kabupaten/Kota Blitar, dan Tulungagung ini.

Dikonfirmasi terpisah, Ketua DPD Golkar Kabupaten Kediri, Sigit Sosiawan menerangkan bahwa pihaknya telah menyampaikan delapan nama yang mengikuti proses penjaringan di partainya. Kedelapan nama tersebut mendaftar pada 4-7 Februari 2020 lalu kepada DPD Provinsi.

Menariknya, dari delapan nama tersebut, tak ada nama Dito di dalamnya. "Perlu diketahui, bahwa dalam proses penjaringan Golkar, calon tak hanya mendaftar di kabupaten saja," kata Sigit kepada Surya.co.id ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (25/6/2020).

"Namun, bisa juga di DPD provinsi maupun DPP. Kemungkinan besar Mas Dito memang mendaftar di DPP sehingga tetap masuk dalam bursa kandidat yang akan kami usung," kata Sigit menambahkan.

Terkait nama Wakil Bupati, Sigit menyebut dua perempuan kader Nahdlatul Ulama. Pertama adalah Mudawamah, Ketua Pengurus Cabang (PC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Kediri.

Kedua adalah Dewi Maria Ulfa, Ketua Pengurus Cabang (PC) Fatayat Nahdlatul Ulama Kabupaten Kediri. Nama Dewi disebut masuk dalam bursa kandidat yang juga diusung PDI Perjuangan sebagai kandidat pasangan Dito.

"Memang Mas Dito disebut-sebut akan menggandeng Mbak Dewi. Namun, deklarasinya belum," kata Sigit.

Sedangkan Mudawamah merupakan figur yang diusulkan oleh Partai Golkar. Termasuk, masuk dalam radar Golkar Jatim. Menurut Sarmuji, untuk menentukan pendamping Dito perlu adanya figur pendamping yang memiliki elektabilitas dan popularitas.

Sekalipun demikian, Partai Golkar tak mempermasalahkan siapa pun yang akan mendampingi Dito. "Namanya usulan kan bisa diterima atau tidak. Namun, yang penting adalah figur calon bupatinya," tandasnya.

Di Kabupaten Kediri, Golkar memiliki enam kursi DPRD dan menjadi pemeroleh terbanyak ketiga dalam pemilu 2019 lalu. Golkar berada di bawah PDI Perjuangan (15 kursi) dan PKB (9 kursi).

Dengan jumlah tersebut, Golkar memang berpeluang mengusulkan nama wakil ke dalam Koalisi. Apalagi, terbuka kemungkinan Pilkada di kabupaten tersebut akan hanya diikuti satu pasangan calon saja. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved