Breaking News:

Advertorial

Putus Rantai Penyebaran Covid-19, Kampus Kesehatan IIK BW Bagikan Ramuan Herbal ke Warga Kediri

Ramuan herbal yang dibagikan tersebut merupakan racikan dari tim ahli pengobatan interkontinental prodi D4 Pengobatan Tradisional Tiongkok, FIK IIK BW

Adv
Dalam rangka upaya memutus penyebaran wabah virus Corona, IIK Bhakti Wiyata melalui Fakultas Ilmu Kesehatan membagikan ramuan herbal kepada warga Kota Kediri. 

SURYA.CO.ID, KEDIRI - Pemutusan rantai penyebaran wabah virus Corona atau Covid-19 perlu dilakukan secara bersama-sama, mulai dari pemerintah, masyarakat hingga kalangan akademisi.

Hal ini yang juga dilakukan oleh Kampus Kesehatan pertama di Indonesia yang menuju akreditasi A, IIK Bhakti Wiyata Kediri. Lagi dan lagi, IIK Bhakti Wiyata turut membantu pemerintah dalam memutus penyebaran Covid-19.

Dimulai sejak bulan Maret lalu, hingga yang terbaru pada Kamis (25/6/2020) ini, IIK Bhakti Wiyata melakukan aksi sosial baik untuk keluarga besar IIK BW sendiri, masyarakat hingga tenaga kesehatan.

Kamis lalu, IIK Bhakti Wiyata melalui Fakultas Ilmu Kesehatan membagikan 44 pack ramuan tradisional kepada warga Sukorame, Kediri yang menjalani isolasi mandiri dan relawan gugus penanganan Covid-19 kota Kediri.

Sebelumnya IIK BW juga telah membagikan 800 pack ramuan herbal pada tanggal 12 Juni 2020 kepada sebagian warga Kota Kediri yang berstatus ODP.

“Selain di Kelurahan Sukorame, Prodi D4 PTT IIK BW telah membagikan ramuan yang sama di Kecamatan Pesantren. Kami memilih Kelurahan Sukorame karena hanya warga Sukorame yang masih masih melakukan isolasi mandiri. Semoga dengan mengkonsumsi ramuan dari IIK BW, warga di sini (Sukorame) dapat sembuh dan Kota Kediri menjadi zona hijau," ujar Dekan FIK IIK BW Ika Rahmawati S.Kep Ns M.Kep.

Apresiasi juga diberikan oleh Camat Mojoroto, Mohammad Ridwan S.Sos M.M. Dalam sambutannya, beliau memuji langkah IIK BW sebagai kampus kesehatan terbesar di Jawa Timur dalam menghadapi pandemi Covid-19.

"IIK BW sangat fokus kepada isu kesehatan dengan dibuktikan bakti sosial hari ini. Covid-19 yang saat ini belum ditemukan obatnya, hanya bisa dicegah dengan cara meningkatkan imunitas. Ramuan dari D4 PTT IIK BW ini dapat menjadi alternative untuk meningkatkan imunitas bagi warga," jelasnya.

Selain dihadiri oleh sivitas akademika FIK IIK BW, acara ini juga dihadiri perwakilan Dinkes Kota Kediri Alfan Sugiyanto S.KM, Lurah Sukorame Drs Adi Priyanto  serta Kasi Kedaruratan BPBD Kota Kediri Muhammad Aswan S.Sos. Acara ini mendapatkan apresiasi positif dari para undangan yang turut menghadiri pembagian ramuan herbal.

Ramuan herbal yang dibagikan tersebut merupakan racikan dari tim ahli pengobatan interkontinental prodi D4 Pengobatan Tradisional Tiongkok, FIK IIK BW.

Lulusan prodi D4 PTT IIK BW sendiri telah diakui oleh Kemenkes RI dengan Surat Keputusan Menteri dengan Nomor HK.01.07/MENKES/ 310/2020.

Semoga dengan adanya pembagian ramuan herbal, maka dapat memutus rantai penyebaran Covid-19 di Kota Kediri. Kampus IIK Bhakti Wiyata selalu siap mengawal demi tercapainya tujuan tersebut.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved