Breaking News:

Smartwealth

Cara Siasati Kenaikan Biaya Pendidikan Setiap Tahun

Biaya pendidikan terus meningkat karena inflasi pada kelompok pendidikan termasuk salah satu yang tertinggi.

Foto Istimewa
Anak yang sedang belajar di rumah selama pandemi Covid-19. Meski saat ini anak-anak belajar di rumah, biaya pendidikan tetap berjalan. Head of Wealth Management & Premier Banking Bank Commonwealth Ivan Jaya mengatakan kenaikan biaya pendidikan di Indonesia mencapai 10-20% setiap tahunnya sehingga menabung saja tidak cukup. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Setiap tahun, biaya pendidikan terus meningkat karena inflasi pada kelompok pendidikan termasuk salah satu yang tertinggi.

Untuk dapat mengejar kenaikan biaya ini maka dana pendidikan sebaiknya diinvestasikan.

Mengutip penelitian perencana keuangan ZAP Finance, Head of Wealth Management & Premier Banking Bank Commonwealth, Ivan Jaya, mengungkapkan kenaikan biaya pendidikan di Indonesia rata-rata mencapai 10 - 20% per tahun.

“Jika kita mengejar kenaikan dana pendidikan dengan menabung saja tentu tidak akan cukup,” ujarnya.

Karena itu Ivan menyarankan agar kita menginvestasikan dana pendidikan pada instrumen yang agresif seperti obligasi, saham atau reksa dana.

Walaupun memiliki tingkat risiko produk lebih tinggi namun dapat memberikan potensi imbal hasil yang juga tinggi.

Sebagai contoh untuk mempermudah, jika dalam 1 tahun periode akhir Desember 2018 – akhir Desember 2019 kita harus membayarkan biaya sekolah anak dengan berinvestasi pada salah satu reksa dana pasar uang, investor akan mendapatkan imbal hasil sekitar 7,33% net.

Bandingkan dengan hanya ditabung, cuma mendapatkan bunga sekitar 0-2% gross atau deposito 5-6% gross.

Contoh lainnya jika dalam 5 tahun periode akhir Desember 2014 – akhir Desember 2019 kita harus membayarkan biaya sekolah anak dengan berinvestasi pada salah satu reksa dana saham, investor akan mendapatkan imbal hasil sekitar 78% net selama 5 tahun atau sekitar 16% net per tahun.

Bandingkan dengan hanya ditabung untuk periode yang sama hanya mendapatkan bunga 1-2% net per tahun atau deposito yang bunganya 4-5% net per tahun.

Halaman
123
Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Titis Jati Permata
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved