Berita Malang Raya

6 Fakta Ibu Hamil di Kota Malang Meninggal Karena Covid-19, Lebih Rentan dan Begini Cara Mencegahnya

Berikut rangkuman fakta tentang seorang ibu hamil di Kota Malang yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif COVID-19.

Google via Tribun Jakarta
Ilustrasi: Fakta Ibu Hamil di Kota Malang Meninggal Karena Covid-19 

SURYA.co.id - Berikut rangkuman fakta tentang seorang ibu hamil di Kota Malang yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif COVID-19.

Hasil pemeriksaan dokter menyebut ibu yang tengah hamil 28 minggu itu mengalami gagal jantung dan sesak nafas akibat tertular virus corona.

Sementara itu, Dinas Kesehatan kota Batu mewajibkan ibu hamil untuk melakukan tes cepat atau rapid test.

Kebijakan itu dilakukan setelah ada kasus ibu hamil yang positif Covid-19 meninggal dunia.

ILUSTRASI ibu hamil meninggal dunia di Kertajaya, Surabaya diduga terpapar virus corona. Orangtua sang ibu juga meninggal dunia dengan gejala serupa.
ILUSTRASI ibu hamil meninggal dunia di Kertajaya, Surabaya diduga terpapar virus corona. Orangtua sang ibu juga meninggal dunia dengan gejala serupa. (dok.pmi jember dan surya.co.id)

Ibu Hamil Tujuh Bulan di Kota Malang Meninggal Karena Covid-19

Ibu hamil memang dikategorikan sebagai kelompok rentan terinfeksi virus corona SARS-CoV-2.

Tapi ada beberapa cara pencegahan agar ibu hamil tak tertular COVID-19.

Berikut ulasan selengkapnya fakta-fakta ibu hamil di Kota Malang yang meninggal dunia setelah terkonfirmasi positif COVID-19.

1. Awal masuk rumah sakit

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kota Malang, Husnul Muarif menerangkan, ibu hamil tersebut tinggal di kawasan Jalan Setiabudi Dalam, Kecamatan Klojen.

Si wanita pertama kali masuk rumah sakit (RS) Lavallete pada 13 Juni 2020.

Halaman
1234
Penulis: Putra Dewangga Candra Seta
Editor: Adrianus Adhi
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved