Virus Coron adi Surabaya

Upaya Pemkot Surabaya Sadarkan Pedagang dan Pembeli di Pasar dari Penularan Covid-19

Pemkot Surabaya terus melakukan penataan pasar di wilayahnya di tengah-tengah sebarang Cobid-19 atau virus Corona di Kota Pahlawan masih tinggi.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Fatkhul Alami
Sonora.id
Parsar tradisional di Surabaya dipasangi tirai plastik. Ini sebagai langkah Pemkot Surabaya melindungi pedagang dan pembeli dari sebaran penularan Covid-19 atau vitus Corona. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pemkot Surabaya terus melakukan penataan pasar di wilayahnya di tengah-tengah sebarang Cobid-19 atau virus Corona di Kota Pahlawan masih tinggi.

Pemkot Surabaya melalui PD Pasar Surya terus memassifkan pasar tangguh di Kota Pahlawan.

Upaya yang dilakukan, yakni dengan memasang tirai pembatas dari plastik terutama di pasar basah. Ini dilakukan agar tak terjadi kontak fisik secara langsung saat transaksi di pasar.

"Seperti pedagang ikan, daging, dan tahu, yang nyiprat ada airnya itu, supaya airnya tidak nyiprat ke pembeli dikasih pembatas plastik," kata Kepala Bagian Administrasi Perekonomian dan Usaha Daerah Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, Senin (22/6/2020).

Sebelumnya, Pasar Genteng Baru dan Pasar Tambahrejo dijadikan pilot project pasar tangguh di Surabaya.

Namun saat ini, hampir semua pasar di bawah pengelolaan PD Pasar Surya telah dipasang tirai plastik. Puluhan pasar bakal menyusul menjadi pasar tangguh di kota pahlawan.

Menurut Hebi, pemasangan tirai plastik pada pedagang bahan basah ini juga mendapat berbagai respon dari masyarakat.

Ada yang mendukung penuh, ada pula yang masih kurang paham terhadap fungsi pembatas tersebut.

Untuk saat ini, Hebi mengatakan kesadaran akan pentingnya protokol kesehatan baik pedagang dan pembeli sudah terbilang meningkat. Salah satunya, dibuktikan dengan kuisioner yang disebar dan menunjukkan 70 persen masyarakat sudah patuh.

"Ada pengelola, pedagang dan pembeli yang mengisi kuisioner, kemudian ada surveyor dari Pemkot juga mengisi," ungkap dia.

Meski begitu, Hebi mengatakan, pihaknya bakal terus melakukan edukasi dan monitoring di pasar. Salah satunya, bekerjasama dengan PD Pasar Surya.

"Jadi ada pengawasan, kalau yang kurang atensi itu dikasih teguran atau edukasi lebih lanjut," ungkap Hebi.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved