Breaking News:

Lipsus

Sambut New Normal, Sejumlah Tempat Karaoke dan Hiburan Malam di Surabaya Siapkan Protokol Kesehatan

"Saat ini para pengusaha sedang mempersiapkan persyaratan protokol itu. Kalau sudah ada, akan berkoordinasi dengan dinas pariwisata."

surya.co.id/febrianto ramadani
Suasana Night Club di Surabaya mulai beroperasi pada masa transisi new normal. 

SURYA.co.id | SURABAYA -  Ketua Himpunan Pengusaha Rekreasi dan Hiburan Umum  (Hiperhu) Kota Surabaya George Handiwiyanto mengatakan pemerintah telah mengeluarkan surat edaran wali kota tentang Pedoman Tatanan Normal Baru pada kondisi Pandemi Covid-19 di tempat umum.

"Akan tetapi, ada surat baru dari gugus tugas percepatan penanganan covid 19 di Surabaya bahwa tempat hiburan harus ditutup. Ini yang membingungkan bagi kami. Harusnya semua pihak diajak bicara," ungkapnya, Rabu sore (17/6/2020).

Pasca beredarnya surat tersebut, pihaknya kemudian diundang pertemuan bersama pemerintah terkait persiapan protokol new normal, terhadap sejumlah tempat karaoke dan hiburan malam.

"Saat ini para pengusaha sedang mempersiapkan persyaratan protokol itu. Kalau sudah ada, akan berkoordinasi dengan dinas pariwisata," imbuhnya.

Nantinya, lanjut George, dinas terkait akan meninjau persyaratannya dan diperbolehkan beroperasi apabila sesuai dengan ketentuan.

"Proses ini membutuhkan waktu. Karena tempat karaoke sendiri bermacam-macam kelasnya. Dari kelas menengah sampai kelas atas. Tidak apa-apa kami menunggu," imbuhnya.

Selain melakukan pertemuan dengan pemerintah, George juga membantu para anggota Hiperhu untuk menyiapkan kebutuhan seperti semprotan disinfektan, masker, bilik sinar uv, dan alat pemeriksaan suhu. 

"Itu adalah tugas kami di dalam organisasi untuk koordinasi dengan para anggota apabila ada kesulitan. Kami berikan alternatif seperti rental, langganan, atau beli dengan harga yang terjangkau," tuturnya.

Apalagi, tempat karaoke harus dilakukan penyemprotan sebelum dan sesudah kedatangan tamu, untuk memutus mata rantai penularan virus corona di tempat tersebut.

"Hiperhu siap mengikuti aturan pemerintah. Demi kebaikan dan kenyaman bersama," ucapnya.

George berharap, dengan adanya new normal, bisa mampu mengembalikan roda perekonomian sedikit demi sedikit.

"Kalau semuanya diberhentikan, siapapun tidak akan kuat. Akhirnya perekonomian tidak jalan dan terjadi gejolak sosial," tandasnya.

Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: Parmin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved