Breaking News:

Liga Indonesia

Permintaan PSHW Surabaya ke PSSI Sebelum Gulirkan Liga 2 2020 pada September atau Oktober

PS Hizbul Wathan (PSHW) Surabaya meminta ke PSSI berpikir matang dan cermat sebelum menggulirkan kembali Liga 2 2020

Istimewa
Logo PS Hizbul Wathan (PSHW), anggota Liga 2 2020 

SURYA.co.id | SURABAYA - PS Hizbul Wathan (PSHW) Surabaya meminta ke PSSI berpikir matang dan cermat sebelum menggulirkan kembali Liga 2 2020. PSHW tak ingin terjadi hal yang tak diinginkan saat kompetisi kembali bergulin yang direncanakan Sptemebr atau Oktober mendatang. 

Presiden klub PSHW, Dhimam Abror Djuraid meminta, PSSI lebih dulu menyelesikan urusan dengan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 sebelum memulai kembali kompetisi Liga 2 2020.

Sebab, kata Dhimam Abror Djiraid, kabarnya ketua gugus tugas percepatan penanganan Covid-19, Doni Munardo masih melarang bergulirnya olahraga yang sifatnya sentuhan fisik, termasuk sepak bola.

"PSHW minta PSSI bereskan dulu urusan dengan gugus tugas (Covid-19), Pak Doni Monardo yang melarang kompetisi dimulai lagi, jangan sampai kita-kita klub jadi korban. Sudah persiapan, tiba-tiba gak dapat izin," kata Presiden klub PSHW, Dhimam Abror Djuraid pada Surya, Senin (22/6/2020).

Sebelumnya, PSSI memutuskan kompetisi Liga 1 dan 2 2020 akan dilanjutkan kembali pada bulan September atau Oktober mendatang.

Kepastian ini didapat setelah dilakukan rapat Komite Eksekutif (Exco) PSSI pada Rabu (17/6/2020) lalu secara virtual dan baru dirilis PSSI pada hari Jumat (19/6/2020) kemarin.

Kompetisi Liga 1 dan 2 2020 terpaksa dihentikan PSSI pada pertengahan Maret lalu akibat pandemi Covid-19.

Namun demikian, Dhimam Abror memastikan, pihaknya siap jika kompetisi dimulai bulan September atau Oktober mendatang.

"Kami siap saja kompetisi dimulai asal PSSI konsisten dan dapat restu pemerintah," tegas pria asal Surabaya itu.

Satu poin penting lain yang perlu diperhatikan dijelaskan Dhimam Abror, protokol kesehatan yang sebelumnya di susun benar- benar dijalankan dengan baik.

"Harus dikaji serius, jangan sampai di tengah jalan berhenti karena penularan (virus Corona) periode kedua tinggi," pungkas Dhimam Abror.

Penulis: Khairul Amin
Editor: Fatkhul Alami
Sumber: Bangka Pos
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved