Breaking News:
Grahadi

Pemprov Jatim

Lumbung Pangan Jatim Jadi Juara 1 Lomba Inovasi Daerah Penyiapan Era New Normal Sektor Pasar Modern

Lumbung Pangan Jatim meraih juara 1 untuk Sektor Pasar Modern klaster Provinsi, mengungguli Provinsi Lampung dan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

Humas Pemprov Jatim
Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menyerahkan piagam penghargaan dan Dana Insentif Daerah pada Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa untuk Sektor Pasar Modern klaster Provinsi, di Gedung Sasana Bhakti Praja Lt 3, Kementerian Dalam Negeri, Jakarta Pusat, Senin (22/6/2020) pagi. 

Sebut saja komoditas beras terdapat surplus sebanyak 1,9 juta ton. Lalu telor dan ayam potong juga mengalami surplus.

“Kami mencoba mencari format untuk bisa menyerap telur ayam, ayam potong. Serta memudahkan masyarakat untuk mengakses sembako yang kami pastikan harganya di bawah pasar. Karena setiap jam 6 pagi, kami kirim tim untuk cek harga di pasar-pasar yang menjadi samplingnya BPS. Ada 26 pasar yang menjadi sampling BPS,” jelasnya.

Selain SOP protokol kesehatan, Gubernur Khofifah, juga menjelaskan bahwa dalam Lumbung Pangan juga menyiapkan layanan pre order melalui drive thru. Selain itu pembelian juga bisa dilakukan lewat online.

"Pembeli hanya perlu membuat order ke panitia dan panitia nanti yang akan mengantar dan bebas ongkir dengan maksimal jarak 20 kilometer," ujarnya.

Bahkan, pelayanannya tidak hanya di lingkup Surabaya, Gresik, dan Sidoarjo saja. Tetapi pelayanan Lumbung Pangan Jatim diperluas hingga Kabupaten dan Kota Mojokerto, Kabupaten dan Kota Pasuruan serta Kabupaten Bangkalan. Mulai minggu ketiga bulan Juni, kelima daerah itu bisa menikmati layanan sembako murah bebas ongkos kirim.

"Ini merupakan inovasi perluasan jangkauan layanan dari kami untuk warga masyarakat Jatim. Setelah hadir melayani warga Kota Surabaya, Kabupaten Sidoarjo dan Kabupaten Gresik, kini layanan sembako murah juga hadir di Pasuruan, Bangkalan dan Mojokerto. Semoga bisa bermanfaat di tengah upaya kita menuju new normal,” katanya sambil menjelaskan ada layanan Cash on Delievery (COD) dengan bekerja sama PT Pos Indonesia.

Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri (Mendagri), Muhammad Tito Karnavian mengatakan, berbagai ahli kesehatan, baik nasional maupun internasional menyampaikan bahwa pandemi Covid-19 akan berjalan lama.

Oleh karena itu, dunia beradaptasi dengan pandemi ini dengan melakukan inovasi baru dengan tatanan baru atau new norma life.

Oleh karena itu, pemerintah tidak mungkin melakukan pembatasan terus-menerus secara ketat apalagi lockdown.

"Demikian pula dengan Indonesia," terang Mendagri Tito Karnavian.

Halaman
123
Penulis: Fatimatuz Zahro
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved