Sabtu, 11 April 2026

Virus Corona di Surabaya

Kelas Praktek Memasak dengan Tatanan New Normal di Akademi Kuliner Ottimmo Internasional

Mahasiswa diwajibkan mengenakan APD berupa masker, face shield, kacamata google dan sarung tangan

tribun jatim/mayang essa
Kegiatan praktek memasak oleh Mahasiswa Akademi Kuliner dan Patiseri Ottimmo Internasional dengan tatanan new normal yaitu penggunaan APD, Senin (22/6/2020). 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Akademi Kuliner dan Patiseri Ottimmo Internasional melakukan kegiatan praktek dengan menerapkan protokol kesehatan di masa new normal.

Di mana para mahasiswa diwajibkan mengenakan APD berupa masker, face shield, kacamata google dan sarung tangan saat kegiatan praktek memasak dilakukan.

Mahasiswa jurusan Seni Kuliner, Diky Angga mengatakan kegiatan praktek memasak dengan menggunakan APD bukan hal baru baginya.

Pasalnya penggunaan masker dan sarung tangan sering dipakainya saat kegiatan praktek berlangsung.

“Kalau terganggu dengan penggunaan APD saat praktek, sama sekali tidak. Karena masker dan sarung tangan rutin kita pakai saat praktek memasak,” ungkapnya, Senin (22/6/2020).

Baresa Margi Mukti, Public Relation Ottimmo International mengatakan, kegiatan praktek kuliner dan patiseri dengan tatanan new normal sudah mulai diterapkan sepekan lalu.

“Untuk penerapan protokol kesehatan di kelas, mahasiswa diwajibkan untuk menggunakan APD seperti masker, kacamata dan face shield dan tetap menjaga kebersihan,” ungkapnya.

Lanjut Baresa, konsep new normal pada kelas juga telah dilakukan pembatasan jumlah siswa dengan kapasitas 50 persen.

“Untuk kelas kuliner berjumlah 30 mahasiswa satu kali praktek, menjadi 10-15 mahasiswa saja. Sedangkan untuk kelas patiseri yang sebelumnya berjumlah 40 mahasiswa menjadi 20 mahasiswa,” terangnya.

Dalam hal kebersihan bahan dan ruangan, pihaknya mengaku telah mempersipkan house keeper dan bahan masakan yang terjamin aman sebelum diolah para mahasiswa.

Selanjutnya setelah kelas praktek usai, ruangan ada disterilisasi menggunakan sinar UV untuk menjaga kebersihannya.

Penerapan protokol kesehatan rupanya tidak hanya dilakukan di dalam kelas.

Begitupun sebelum memasuki lingkungan kampus, para mahasiswa diwajibkan mengisi formulir kesehatan dan pengecekan suhu badan menggunakan thermo gun. (Mayang Essa)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved