Breaking News:

Berita Pasuruan

Bupati Pasuruan Ancam Menutup Perusahaan yang Tidak Menerapkan Protokol Kesehatan

Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengancam akan menutup perusahaan di wilayahnya yang tidak menerapkan protokol kesehatan.

surabaya.tribunnews.com/galih lintartika
Bupati Pasuruan, Irsyad Yusuf mengancam akan menutup perusahaan yang mengabaikan penerapan protokol kesehatan. 

SURYA.co.id | PASURUAN - Kasus penyebaran covid-19 di PT ATI yang terjadi beberapa hari lalu, memancing reaksi Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf untuk lebih tegas sebagai kepala daerah.

Ditemui dalam apel bersama di Polsek Gempol, Bupati yang akrab disapa Gus Irsyad ini mengatakan, perusahaan yang tidak menerapkan protokol kesehatan sesuai dengan anjuran pemerintah layak ditutup.

"Kalau ditemukan ada yang tidak menerapkan dan menyepelekan penerapan protokol kesehatan di perusahaan, kami akan menutup perusahaannya," tegas Bupati seusai kegiatan

Bupati menjelaskan, perusahaan menjadi tempat penyebaran yang paling cepat. Ini bukan bualan semata, karena ada datanya. 

Dia berharap kejadian di PT ATI jangan sampai terulang di perusahaan lainnya.

"Kemarin sudah ada ratusan yang reaktif. Ini perlu langkah - langkah konkret agar tidak semakin meluas. Dan kalau bisa, kejadian kemarin, bisa diambil sisi baiknya dan dijadikan pengalaman," jelas dia.

Ia sangat tidak menginginkan ada Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Pasuruan. Ia mengajak perusahaan untuk kooperatif dan menerapkan protokol kesehatan.

"Kalau kami temukan, dan evaluasi ada kesalahan perusahaan, kami tidak segan untuk melakukan penutupan. Kami ini sedang kerja keras dan konsentrasi menyelesaikan kasus Gempol ini," tutup dia. 

Penulis: Galih Lintartika
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved