Senin, 18 Mei 2026

Berita Gresik

Perbaikian Jalan Raya Cerme Gresik Belum Jelas, Alasan Kontraktor Enggan Pakai Sistem Buka Tutup

Hero Setiawan pihak PT Waskita, belum bisa memastikan kapan akan dilaksanakan proyek pengerjaan Jalan Cerme Gresik.

Tayang:
Penulis: Willy Abraham | Editor: Parmin
surya.co.id/willy abraham
Kondisi jalan raya Cerme tak kunjung dilakukan pengerjaan, Minggu (21/6/2020). 

SURYA.co.id | GRESIK - Jalan Raya Cerme yang rencananya dilakukan pengerjaan pada Sabtu (20/6/2020) hingga menutup jalan selama tiga bulan, ternyata belum dikerjakan.

Pihak pelaksana pengerjaan PT Waskita Karya belum menerima lampu hijau dari Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN).

Pada hari ini jalan nasional itu belum ada tanda-tanda akan dikerjakan.

Para pengendara masih bebas melintasi jalan milik Provinsi itu.

Hero Setiawan pihak PT Waskita, belum bisa memastikan kapan akan dilaksanakan proyek pengerjaan jalan itu.

Pihaknya juga masih menunggu sosialisasi dari BBPJN dan kesiapan jalan alternatif sesuai dengan kesepakatan dalam pertemuan beberapa waktu lalu di Balai Desa di Kecamatan Cerme.

"Memang sesuai kesepakatan jalan ditutup total dan pengerjaan memakan waktu 2,5 sampai 3 bulan," kata dia.

Disinggung mengenai opsi lain seperti buka tutup jalan.

Pihaknya mengaku jika akan diterapkan seperti itu maka pengerjaan tidak maksimal.

Seperti menimbulkan kemacetan yang cukup parah. Kemudian, kualitas beton jika terkena getaran dari kendaraan besar yang melintas hasilnya juga tidak maksimal.

"Pengerjaan yang semula 3 bulan bisa memakan waktu lebih lama sampai 6 bulan," terangnya.

Opsi jalan ditutup total sudah pas untuk pengerjaan perbaikan jalan hampir 1 kilometer itu.

Jalan alternatif bagi pengendara roda dua juga masih belum siap 100 persen.

Mulai dari kualitas jalan, hingga faktor keselamatan.

Karena jalan raya Cerme melewati rel Kereta Api, kondisi jalan alternatif belum memiliki perlintasan palang pintu kereta api dan tidak ada penjaga perlintasan kereta api.

Camat Cerme Suyono menuturkan jalan alternatif memang kondisinya belum siap. Jalan alternatif untuk roda dua yang melintasi Desa Semampir hingga Desa Padeg itu masih dikebut pengerjaannya.

"Saya belum tahu kapan selesainya, karena yang mengerjakan dari BBPJN," kata Yono.

Sementara itu, Pihak BBPJN belum bisa dikonfirmasi hingga berita ini diturunkan

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved