Breaking News:

Berita Surabaya

NU Surabaya Ajak Umat Muslim Salat Gerhana Matahari

Gerhana matahari merupakan fenomena alam yang spesial sehingga disunnahkan untuk melaksanakan salat gerhana matahari

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Titis Jati Permata
ahmad zaimul haq/surya
Ilustrasi jamaah sholat 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Provinsi Jawa Timur akan dilalui Gerhana Matahari Cincin pada Minggu (21/6/2020).

Di Jawa Timur, gerhana akan dimulai pada pukul 14.57 WIB, lalu puncak gerhana akan terjadi pada pukul 15.21 WIB, sedangkan gerhana matahari berakhir pukul 15.48 WIB.

Ketua PCNU Surabaya, Muhibbin Zuhri mengajak umat Islam untuk melaksanakan Salat Gerhana Matahari atau Salat Kusyuf.

"Hukumnya Sunnah muakad, atau sunnah yang ditekankan," kata Muhibbin, Minggu (21/6/2020).

Muhibbin mengatakan gerhana matahari merupakan fenomena alam yang spesial sehingga disunnahkan untuk melaksanakan salat gerhana matahari atau salat Sunnah Kusyuf.

"Salat gerhana matahari ini untuk mengagungkan tanda-tanda kekuasaan Allah. Agar tambah kuat imannya maka dijadikan momentum seperti itu dengan cara dua rakaat secara berjamaah," lanjutnya.

Tata cara Salat Gerhana Matahari, lanjut Muhibbin sama seperti salat Jumat yang dilaksanakan di masjid atau tanah lapang dan dilanjutkan dengan khutbah.

"Salat Sunnah dua rakaat biasa saja, cuma niatnya saja yaitu niat untuk salat gerhana matahari," ujarnya

Muhibbin yang juga Ketua Bidang Imarah Masjid Nasional Al Akbar Surabaya ini mengatakan jika Masjid Nasional Al Akbar Surabaya akan menyelenggarakan Salat Sunnah Kusyuf.

"Imamnya Pak Abdullah, imam besar al Akbar. Khotibnya Profesor KH Roem Rowi," ucapnya.

Bagi jamaah yang ingin mengikuti salat gerhana matahari di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya diwajibkan mengenakan masker dan mengikuti protokol kesehatan yang ditentukan oleh Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved