Jadwal dan Tata Cara Sholat Gerhana Matahari di Surabaya & Sidoarjo Hari Ini 21 Juni 2020 Jam 15.21
-Simak jadwal pelaksanaan Sholat Gerhana Matahari di sejumlah kota di Jatim. Berikut tata cara sholat gerhana matahari, Minggu (21/6/2020).
Penulis: Abdullah Faqih | Editor: Adrianus Adhi
SURYA.CO.ID -Simak jadwal pelaksanaan Sholat Gerhana Matahari di sejumlah kota di Jatim. Berikut tata cara sholat gerhana matahari cincin, Minggu (21/6/2020).
Umat muslim disunnahkan untuk melakukan sholat pada saat terjadinya fenomena gerhana matahari.
Hari ini, akan ada fenomena gerhana Matahari Cincin yang dapat disaksikan di beberapa wilayah di Jatim.
Gerhana Matahari Cincin sendiri merupakan fenomena alam ketika matahari, bulan, dan bumi tepat segaris dan pada saat itu piringan bulan yang teramati dari bumi lebih kecil daripada piringan matahari.
Gerhana yang teramati dari Jawa Timur berupa Gerhana Matahari sebagian dengan magnitudo gerhana terentang antara 0,000 di Kepanjen hingga 0,047 di Sumenep.
Gerhana ini tidak akan teramati di Pacitan, Magetan, Ponorogo, Trenggalek, Tulungagung, Blitar, dan Kanigoro.
Secara umum, gerhana di Jawa Timur akan dimulai pada pukul 14:57 WIB, puncak gerhana terjadi pada pukul 15:21 WIB, dan gerhana akan berakhir pada pukul 15:48 WIB.
Sementara itu, durasi gerhana yang teramati di Jawa Timur rata-rata adalah 0,50 jam.
Langsung saja berikut jadwal gerhana bulan di sejumlah kota/kabupaten di Jawa Timur dilansir dari Tribunnews.com Daftar Lengkap Kota-kota di Jawa Timur yang Bisa Saksikan Gerhana Matahari Cincin 21 Juni 2020.
1. Kota Surabaya
Puncak gerhana: 15:21 WIB
2. Kota Ngawi
Puncak gerhana: 15:19 WIB
3. Kota Madiun
Puncak gerhana: 15:19 WIB
4. Kota Caruban
Puncak gerhana: 15:19 WIB
5. Kota Bojonegoro
Puncak gerhana: 15:20 WIB
6. Kota Kediri
Puncak gerhana: 15:20 WIB
7. Kota Ngasem
Puncak gerhana: 15:20 WIB
8. Kota Tuban
Puncak gerhana: 15:20 WIB
9. Kota Jombang
Puncak gerhana: 15:20 WIB
10. Kota Lamongan
Puncak gerhana: 15:21 WIB
11. Kota Mojokerto
Puncak gerhana: 15:21 WIB
12: Kota Batu
Puncak gerhana: 15:21 WIB
13. Kota Mojosari
Puncak gerhana: 15:21 WIB
14. Kota Kepanjen
Puncak gerhana: 15:21 WIB
15: Kota Gresik
Puncak gerhana: 15:21 WIB
16. Kota Malang
Puncak gerhana: 15:21 WIB
17. Kota Sidoarjo
Puncak gerhana: 15:21 WIB
18. Kota Bangkalan
Puncak gerhana: 15:21 WIB
19. Kota Bangil
Puncak gerhana: 15:21 WIB
20. Kota Pasuruan
Puncak gerhana: 15:21 WIB
21. Kota Probolinggo
Puncak gerhana: 15:22 WIB
22. Kota Lumajang
Puncak gerhana: 15:22 WIB
23. Kota Sampang
Puncak gerhana: 15:22 WIB
24.Kota Kraksaan
Puncak gerhana: 15:22 WIB
25. Kota Pamekasan
Puncak gerhana: 15:22 WIB
26. Kota Jember
Puncak gerhana: 15:22 WIB
27. Kota Bondowoso
Puncak gerhana: 15:23 WIB
28. Kota Sumenep
Puncak gerhana: 15:23 WIB
29. Kota Situbondo
Puncak gerhana: 15:23 WIB
30. Kota Banyuwangi
Puncak gerhana: 15:23 WIB
Tata Cara Sholat Gerhana Matahari
Beberapa amalan dapat dilakukan oleh umat Islam saat menyambut fenomena Gerhana Matahari.
Amalan yang dapat dilakukan di antaranya berdzikir, berdo’a, beristighfar dan bersedekah serta Solat Gerhana Matahari.
Melaksanan Sholat Gerhana Matahari hukumnya adalah sunnah atau dianjurkan.
Sholat Gerhana Matahari dilaksanakan dua rakaat, sekali salam.
Waktu melaksanakan Sholat Gerhana Matahari dimulai pada kontak pertama hingga kontak terakhir Gerhana Matahari di satu wilayah.
Tata cara melaksanakan Sholat Gerhana Matahari berjamaah dan sendiri, perbedaannya terletak pada khutbah.
Jika melaksanakan Sholat Gerhana Matahari sendiri, maka selesai solat tidak disampaikan khutbah.
Dilansir dari artikel Tribun Pontianak berjudul "Niat dan Tata Cara Solat Gerhana Matahari Sendiri di Rumah Minggu 21 Juni 2020 Hari Ini" Berikut ini tata cara Sholat Gerhana Matahari sendiri di rumah:
1. Niat
Berikut bacaan niat Shalat Gerhana Matahari sebagai makmum dan imam:
Usalli sunnatan likusuufis-syamsi ma’muuman/imaaman lillaahi ta'aala.
Sementara lafadz niat Shalat Gerhana Matahari sendiri adalah sebagai berikut:
أُصَلِّيْ سُنَّةَ لِكُسُوْفِ الشَّمسِ رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatan likusuufis syamsi rok'taini lillahi taa'ala
Artinya : "Aku niat shalat sunnah gerhana matahari dua rakaat karena Allah ta'ala"
2. Takbiratul ihram
3. Membaca doa iftitah
4. Membaca Ta’awudz
5. Membaca surat Al-Fatihah
6. Membaca surat. Jika mampu membaca surat Al-Baqarah atau surat lain yang panjangnya kira-kira sama
7. Ruku’ sambil memanjangkannya
8. Kemudian bangkit dari ruku’ (i’tidal) sambil mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd”;
9. Membaca Al-Fatihah kedua
10. Membaca surat kedua
11. Ruku’ kedua yang panjangnya lebih pendek dari ruku’ sebelumnya.
12. I’tidal sambil mengucapkan “Sami’allahu Liman Hamidah, Rabbana Wa Lakal Hamd”
13. Sujud.
14. Duduk di antara dua sujud.
15. Sujud
16. Berdiri dari sujud untuk rakaat kedua.
17. Pelaksanaan raka’at kedua sama dengan raka’at pertama. Hanya saja bacaan dan gerakannya lebih singkat.
18. Salam.
Untuk yang berjamaah, setelah itu imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, berdo’a, beristighfar, bersedekah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/gerhana-matahari-cincin.jpg)