Breaking News:

Berita Kota Madiun

Digelar Virtual, Sidang Putusan Perdata Perguruan Silat di Kota Madiun Dijaga 2 Ribu TNI/Polri

Meski akan digelar secara virtual, namun sidang perdata sengketa kepengurusan perguruan pencak silat di Madiun akan dijaga 2 ribu personel gabungan.

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Eben Haezer Panca
surabaya.tribunnews.com/rahadian bagus
Kapolres Madiun Kota, AKBP Raden Bobby Aria Prakasa memaparkan rencana pengamanan sidang putusan perdata perguruan silat di Kota Madiun. 

SURYA.co.id|MADIUN - Sekitar 1.200 anggota kepolisian dan 700 anggota TNI akan disiagakan untuk pengamanan sidang perdata atas perkara sengketa kepengurusan perguruan pencak silat di Madiun. Sidang dengan agenda putusan itu akan berlangsung di Pengadilan Negeri Kota Madiun, pada Kamis (18/6/2020).

Kapolda Jawa Timur, Irjen Pol. Fadil Imran usai menggelar rapat koordinasi kesiapan pengamanan di Hotel Aston Madiun, Rabu (17/6/2020) mengatakan sudah menyusun rencana pengamanan.

Dalam pengamanan sidang nanti, akan dibantu anggota TNI dari Kodam V Brawijaya, Kodim jajaran, Batalyon Para Raider 501/Bajra Yudha, Sat Brimob Polda Jatim, dan Lanud Iswahjudi.

"Total kekuatan, 1200 personil kami terjunkan, belum lagi satuan TNI ada sekitar 700 anggota. Jadi dari Kodim jajaran, Batalyon 501 standby, kami dari gabungan Polres jajaran, Sat Brimob Polda Jatim, jadi total sekitar 2000 personil," katanya.

Sebelum melaksanakan rapat koordinasi pengamanan sidang, pihak kepolisian juga sudah melaksanakan silaturahim dengan pengurus di bawah kepemimpinan Zakaria dan Murjoko. Kedua belah pihak atau kubu sudah berkomitmen untuk tidak melakukan pengerahan massa.

"Semoga ini akan menambah sejuk suasana persidangan besok," katanya.

Sementara itu Panglima Kodam V/Brawijaya, Mayjend TNI Widodo Iryansyah siap mendukung dan membackup pengamanan yang telah disusun oleh Polres Madiun Kota.

“Jajaran kami Kodam V/Brawijaya mendukung sepenuhnya apa yang sudah direncanakan. Kekuatan yang disiagakan sekitar 700 prajurit TNI,” terangnya.

Rencananya, sidang perdata dengan agenda putusan atas perkara sengketa kepengurusan perguruan pencak silat di Kota Madiun ini dilakukan secara virtual melalui live streaming difasilitasi Kominfo Kota Madiun.

Persidangan tidak dihadiri secara fisik oleh kedua belah pihak pendukung. Begitu juga dengan jalannya persidangan akan dilakukan secara virtual, Majelis hakim berada di Kantor PN Kota Madiun, sedangkan para jaksa berada di kantor Kejaksaan Negeri Kota Madiun.

Sementara itu, pihak tergugat dan penggugat masing-masing berada di Polres Madiun dan Polres Madiun Kota. Masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya persidangan, bisa melihat melalui tayangan live streaming dari kanal YouTube PN Kota Madiun


Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved