Breaking News:

Virus Corona di Lamongan

Kisah Haru Bupati Lamongan saat Kunjungi Pasien Covid-19: Pak Bupati, Saya masih akan hidup atau Gak

Kunjungan Bupati Fadeli berserta sejumlah pejabat Lamongan di Rusunawa, tempat  perawatan pasien Covid-19 di Lamongan, Selasa (16/6/2020).

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Parmin
surya.co.id/hanif manshuri
Bupati Fadeli berserta sejumlah pejabat Lamongan berpamitan kepada sejumlah pasien covid-19 di Rusunawa, tempat  perawatan mereka, Selasa (16/6/2020). 

SURYA.co.id l LAMONGAN - Sepenggal kisah mengharukan dari kunjungan Bupati Fadeli dan pejabat Forkopimda Lamongan di Rusunawa, tempat  pasien Covid-19, Selasa (16/6/2020).

Kunjungan Bupati Fadeli bersama , Kapolres Lamongan AKBP Harun, Komandan Kodim 0812 Lamongan, Letko Inf Sidik Wiyono dan Sekkab Yuhronur Efendi.

Seorang pasien pria mendadak berdiri dan bersuara lantang,  kalau dia sebenarnya menulis sebuah surat yang hendak diberikan kepada bupati.

"Mohon maaf Pak Bupati. Saya nulis surat karena saya tidak tahu apakah saya akan masih hidup atau tidak, " celetuknya. 

Ungkapan yang diketahui bernama Khusnul Yusak itu disuarakan ketika Bupati Fadeli beserta rombongan berpamitan kepada sejumlah pasien, seusai kunjungan dan memberikan tali asih dalam rangka Hari Bhayangkara ke-74. 

Usai prosesi penyerahan tali asih. Bupati dan pejabat lainnya berdiri dan balik badan.

Bersamaan itu pintu masuk yang sebelumnya tertutup lalu terbuka, ternyata di balik pintu terdapat sejumlah pasien duduk di kursi dengan jarak teratur.

Khusnul menuturkan, jika surat yang ditulisnya itu telah titipkan kepada seorang  dokter.

Mendengar ungkapan Khusnul Yusak, suasana menjadi hening.

Rombongan pejabat tegang dan  tidak seorang pun yang berbicara. 

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved