Breaking News:

Virus Corona di Jatim

Update Jumlah Virus Corona Jatim 14 Juni 2020 : Balita hingga Remaja Positif Covid-19 Tembus 584

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur memberi update jumlah pasien yang terpapar virus Corona atau Covid-19, Minggu (14/6/2020)

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: Fatkhul Alami
Surabaya.Tribunnews.com/Fatimatuz Zahro
Kohar Hari Santoso, Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 di Jawa Timur (Jatim) mengungkap jumlah balita hingga remaja yang positif Covid-19 hingga 14 Juni 2020 

SURYA.co.id | SURABAYA - Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur memberi update jumlah pasien yang terpapar virus Corona atau Covid-19, Minggu (14/6/2020).

Jumlah balita, anak-anak hingga usia remaja di Jawa Timur (Jatim) yang terpapar Covid-19 terus melonjak. Hingga, Minggu (14/6/2020) sore, jumlah balita, anak-anak hingga usia remaja di Jatim yang terpapar virus Corona mencapai 584 orang.

Angka tersebut adalah jumlah kumulatif penularan Covid-19 pada warga Jawa Timur usia 0 hingga 18 tahun. Data tersebut diberikan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jawa Timur pada Surya.co.id, Minggu (14/6/2020).

Rinciannya, yaitu untuk usia 0-5 tahun secara persentase adalah 1 persen dari jumlah total kasus terkonfirmasi positif covid-19 Jatim. Sedangkan untuk usia 6-18 tahun ada sebanyak 6,7 persen yang terpapar covid-19 dari total jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Jatim.

Dengan total kasus positif Covid-19 di Jatim yang mencapai 7.589 kasus, maka ditemukan bahwa jumlah anak-anak hingha remaja Jatim yang terpapar Covid-19 adalah sebanyak 584 orang.

"Jumlahnya segitu. Angka ini meningkat pesar, karena belum lama ini kita update baru 300 lebih secara kumulatif. Sekarang sudah di kisaran 500 an lebih angkanya," kata Ketua Rumpun Tracing Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Jatim Kohar Hari Santoso.

Ia mengatakan anak-anak tidak kebal Covid-19. Meski imunnya baik, sangat memungkinkan anak bisa tertular Covid-19 meskipun gejalanya tidak separah orang dewasa apalagi yang memiliki komorbid atau penyakit penyerta.

Tapi meski begitu bukan berarti penularan Covid-19 pada anak-anak bisa disepelekan. Sebab terbukti bahwa ada satu orang anak-anak di Jawa Timur yang meninggal karena covid-19.

"Salah satu yang usia anak-anak yaitu 11 tahun ya meninggal dunia. Karena terinfeksi Covid-19 dan ada penyerta demam berdarah," kata Kohar.

Pria yang juga Direktur Utama RSUD Saiful Anwar ini menyebutkan komorbid yang juga berbahaya adalah jika anak-anak memiliki penyakit asma, atau penyakit penyerta yang lain juga sangat berbahaya jika terpapar Covid-19. Kondisinya akan buruk.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved