Jumat, 10 April 2026

Berita Surabaya

KPU Surabaya Agendakan Pelantikan Petugas Pemilu Lewat Daring

KPU Surabaya rencananya akan mengaktifkan kembali jajaran Ad-Hoc tingkat kecamatan hingga kelurahan untuk kepentingan Pilkada 2020.

faiq
Kantor KPU Surabaya. KPU Surabaya akan melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di hari pertama lanjutan tahapan Pilkada 2020, Senin (15/6/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Surabaya rencananya akan mengaktifkan kembali jajaran Ad-Hoc tingkat kecamatan hingga kelurahan untuk kepentingan Pilkada 2020.

Rencananya, KPU akan melantik Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di hari pertama lanjutan tahapan Pilkada 2020, Senin (15/6/2020).

"KPU Surabaya menjadwalkan mengaktifkan PPK per 15 Juni 2020. Selain itu, kami juga melantik PPS pada Senin malam via daring," kata Komisioner KPU Surabaya Divisi Hukum dan Pengawasan, Soeprayitno ketika dikonfirmasi di Surabaya.

Selain itu, KPU juga akan mengaktifkan Sekretaris PPK serta 2 staf untuk sekretariat PPK. Serta, Sekretaris PPS dan 2 staf untuk sekretariat PPS.

"Nama-nama staf sekretariat berdasar usulan camat dan lurah, kemudian di-SK-kan walikota. Selanjutnya akan ditindaklanjuti melalui SK KPU Kota Surabaya," kata Soeprayitno.

Nantinya, jajaran penyelenggara pemilu akan tetap menggunakan protokol kesehatan.

"Hal ini sesuai tagline yang dicanangkan KPU RI, "Pemilihan Sehat, Kita Selamat"," katanya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Jawa Timur, Rochani juga mengingatkan para penyelenggara bahwa tahapan pilkada berlangsung di tengah pandemi Covid-19.

"Sehingga, para penyelenggara tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. Karena hal ini menjadi benteng akhir diri,” ujarnya sebelumnya.

Jumlah PPK dan PPS yang "dirumahkan" sementara di sejumlah daerah cukup besar. Misalnya, di Surabaya ada 155 PPK dan 462 PPS yang berhenti bekerja sejak akhir Maret lalu akibat adanya Covid-19.

Surabaya menjadi satu di antara 19 daerah di Jawa Timur yang akan menyelenggarakan Pilkada tahun ini. Rencananya, pemungutan suara akan dilakukan 9 Desember mendatang.

Tak hanya para penyelenggara yang bersifat adhoc, para staf KPU di Masing-masing daerah juga diharapkan dapat menyesuaikan perubahan tuntutan kerja dalam lanjutan tahapan nanti. Plt Sekretaris Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim), Suharto (Totok) mengajak seluruh staf Sekretariat untuk mengubah mindset dalam bekerja.

Penyesuaian kerja di tengah tahapan yang berjalan di masa pandemi Covid-19 ini dinilai membutuhkan kerja keras. “Mengingat, waktu tahapan yang seakan tidak ada jedanya. Sebab, harus mengejar tahapan yang sempat ditunda,” kata Totok terpisah.

Selain itu, penyelenggara juga harus menjaga protokol kesehatan sehingga sejumlah kerja memerlukan penyesuaian. Misalnya, banyak rapat yang biasa melalui pertemuan tatap muka diganti dengan virtual.

Juga, karena terbatasnya anggaran di masa pandemi. "Harus bekerja ikhlas dan seluruh keluarga besar KPU bisa membentuk kerja tim yang solid," katanya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved