Breaking News:

Berita Malang Raya

Nasib Teguh Wuryanto Harus Bayar Tagihan Listrik Rp 20 Juta saat Bengkel Sepi, Genset pun Pinjaman

Selain harus membayar tagihan listrik Rp 20 juta, Teguh Wuryanto harus menghadapi masalah lain yang tak kalah pelik.

istimewa
Teguh Wuryanto, warga Malang yang tagihan listrinya lebih besar dari Raffi Ahmad berfoto di depan meteran listriknya, Selasa (9/6/2020).TEguh wajib membayar tagihan listrik Rp 20 juta meski usahanya kini lesu. 

SURYA.CO.ID - Begini nasib Teguh Wuryanto, pemilik bengkel las di Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang yang tagihan listriknya mencapai Rp 20 juta. 

Selain harus membayar tagihan listrik Rp 20 juta, Teguh Wuryanto harus menghadapi masalah lain yang tak kalah pelik. 

Teguh  yang kini usahanya lesu akibat pandemi covid-19 itu pun harus meminjam genset temannya akibat bengkel miliknya tak mendapat pasokan listrik. 

"Hingga kini masih meminjam genset pinjaman," kata Teguh kepada surya.co.id, Rabu (10/6/2020).

Diakui Teguh benang merah permasalahan itu karena PLN pusat melakukan perubahan aturan.

Efeknya, timbul keanehan di daerah seperti yang dialaminya .

"Terjadi kesalahpahaman dengan pelanggan. Tapi tiba-tiba kapasitornya itu diganti oleh PLN. Tanpa saya harus diberi tahu sebelumnya," ujar pengusaha bengkel las itu.

Teguh tidak merasa melakukan akitifitas yang membuat tagihan listriknya menjadi begitu boros. Tepatnya sejak bulan Maret 2020. Saat itu, bengkel lasnya terpaksa berhenti sementara karena terkena imbas COVID-19.

"Pemakaian listrik saya juga biasa-biasa saja," kata Teguh.

Harus Bayar Rp 20 Juta

Halaman
1234
Penulis: Erwin Wicaksono
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved