Jumat, 10 April 2026

Berita Madiun

Guru di Kota Madiun Bakal Dilarang Mengajar Bila Belum Rapid Test

131 kepala SD dan SMP negeri di Kota Madiun telah mengikuti rapid test, Rabu (10/6/2020) kemarin. Bagaimana hasilnya?

Penulis: Rahadian Bagus | Editor: Eben Haezer Panca
ist/Humas/Kominfo Kota Madiun
Wali Kota Madiun, Maidi. 

SURYA.co.id| MADIUN - Mempersiapkan tahun ajaran baru, sebanyak 131 kepala sekolah SD dan SMP negeri di Kota Madiun telah mengikuti rapid test, Rabu (10/6/2020) kemarin. Hasilnya, seluruh kepala sekolah dinyatakan non reaktif.

Hal itu disampaikan Wali Kota Madiun, Maidi, saat menggelar konferensi pers di Balaikota Madiun, Kamis (11/6/2020).

Maidi menuturkan, seluruh peserta dinyatakan non reaktif pada tes tahap pertama kemarin.

"Alhamdulillah, semua kepala sekolah di Kota Madiun setelah dilakukan rapid test hasilnya non reaktif,’’kata Maidi.

Dia menuturkan, rapid tes terhadap kepala sekolah dilakukan sebagai bentuk persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB). Tujuannya, agar meningkatkan kepercayaan masyarakat bahwa penyelenggara pendidikan di Kota Madiun bebas virus Corona.

"Harapan kami, ketika sekolah mulai masuk sewaktu-waktu, maka semua guru dan kepala sekolah, harus sehat. Dia harus non reaktif karena harus menghadapi siswa," katanya.

Maidi mengatakan rapid test akan dilaksanakan berjenjang. Setelah kepala sekolah, para guru yang jumlahnya ribuan orang juga akan menjalani rapid tes.

Namun, untuk pelaksanaanya masih menunggu kebijakan dari pemerintah pusat terkait jadwal masuk sekolah.

"Kalau sudah ada keputusan dari pusat kapan anak-anak bisa masuk sekolah, dua minggu sebelumnya akan kami rapid test para guru. Guru tidak boleh mengajar kalau belum rapid test,’’ tegasnya.

Walikota pun berharap, kondisi Kota Madiun yang berstatus sebagai zona kuning dengan jumlah pasien positif Covid-19 sebanyak 6 orang dapat terus dipertahankan.

‘’New Normal bukan berarti bebas. Justru kita harus lebih waspada," pungkasnya.

Untuk diketahui, sebelumnya Pemkot Madiun juga menggelar rapid tes terhadap tenaga medis, pekerja media, serta anggota dewan, dengan hasil non reaktif. 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved