Berita Trenggalek

Ada Pandemi Covid-19, Tiga Sekawan Ini Kompak Edarkan Pil Koplo di Kabupaten Trenggalek

Polres Trenggalek menangkap tiga orang atas tuduhan mengedarkan pil koplo atau dobel L.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Titis Jati Permata
surya.co.id/aflahul abidin
Ketiga tersangka kasus peredaran pil koplo (baju oranye) di Mapolres Trenggalek, Kamis (11/6/2020). 

SURYA.CO.ID, TRENGGALEK - Polres Trenggalek menangkap tiga orang atas tuduhan mengedarkan pil koplo atau dobel L.

Mereka adalah Khusnul (23) dan Sugeng (24). Keduanya warga Desa Sukorejo, Kecamatan Gandusari.

Satu tersangka lainnya, yakni Rozikin (34), warga Desa Wonoanti, Kecamatan Gandusari.

Ketiga tersangka adalah teman dekat.

Kedekatan itu bahkan membuat mereka kompak dalam menjalankan bisnis ilegal peredaran pil koplo, meski sedang ada pandemi covid-19.

Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring menjelaskan, penangkapan tiga tersangka itu bermula ketika polisi menggeledah tas seorang warga di daerah pusat kota, Selasa (9/6/2020).

Dalam tas itu, polisi menemukan 95 butir pil koplo.

Hasil interogasi menyebut, pil dibeli dari tersangka Khusnul.

Polisi pun langsung bergerak ke kediaman Khusnul.

Kepada polisi, Khusnul mengakui telah menjual pil koplo tersebut ke rekannya.

"Pil dobel L itu diakui didapat dari rekannya yang lain inisial S (Sugeng)," kata Doni, dalam rilis tangkapan di Mapolres Trenggalek, Kamis (11/6/2020).

Khusnul, sambung Kapolres, membeli 100 butir pol koplo dari Sugang seharga Rp 250.000.

Beberapa butir telah ia konsumsi sendiri. Sisanya dijual.

Setelah mengamankan Khusnul, polisi bergegas memburu Sugeng esok harinya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved