Virus Corona di Malang
Saat Kepala OPD dan Lurah di Kota Malang Jalani Rapid Test Cegah Covid-19
Rapid test itu dilakukan sebagai deteksi dini apartur sipil negara (ASN) terhadap Covid-19.
SURYA.CO.ID, MALANG - Sebanyak 35 kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di Kota Malang menjalani uji cepat atau rapid test.
Rapid test itu dilakukan sebagai deteksi dini apartur sipil negara (ASN) terhadap Covid-19.
Kabag Humas Pemerintah Kota (Pemkot) Malang Nur Widianto menerangkan rapid test itu adalah tahap kedua yang sudah dilakukan kepada ASN.
Tahap pertama Pemkot Malang menyasar anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan pegawai Dinas Perhubungan.
“Rapid test tahap dua ini ada 35 Kepala OPD,” ujar Widianto, Selasa (9/6/2020).
Selain Kepala OPD, katanya, Pemkot Malang juga me-rapid test 57 lurah.
Sebab lurah sering berinteraksi dengan masyarakat dalam hal pelayanan publik.
“Kami memang tidak me-rapid test semua ASN di Kota Malang. Kami memprioritaskan yang relatif rentan seperti Satpol PP dan Dinas Perhubungan yang turun langsung ke cek poin dan operasi gabungan,” katanya.
Widianto menyampaikan dari rapid test yang dilaksanakan, ditemukan dua orang reaktif pada pemeriksaan pertama.
Namun setelah di-rapid test kedua kali, hasilnya non-reaktif.
“Sampai saat ini belum ada yang terkonfirmasi reaktif. Ada kemarin dua di rapid test pertama tetapi setelah rapid test kedua hasilnya non reaktif sehingga bisa beraktivitas kembali,” ujar dia.
Rapid test bagi Kepala OPD dan lurah itu berlangsung selama dua hari yakni 9 Juni sampai 10 Juni 2020.
Lokasi rapid test berada di Kantor Laboratorium Dinas Kesehatan Kota Malang. (Aminatus Sofya)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/rapid-test-lurah-malang.jpg)