Breaking News:

Virus Corona di Banyuwangi

Punya Riwayat Bepergian ke Surabaya, Korban Virus Corona di Banyuwangi Bertambah Satu Orang

Pasien konfirmasi positif Covid-19 ini seorang pria (44) asal Kecamatan Srono, Banyuwangi. Pasien nomor 11 ini bekerja di Balikpapan, Kalimantan.

SURYA.CO.ID/Haorrahman
Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono. 

SURYA.CO.ID, BANYUWANGI - Terjadi penambahan pasien positif Covid-19 di Kabupaten Banyuwangi.

"Senin (8/6/2020) kemarin, ada pasien sembuh dari Covid-19, sekaligus ada penambahan kasus konfirmasi virus Corona yang tercatat sebagai pasien ke-11," kata Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi, dr Widji Lestariono, Selasa (9/6/2020).

Sebelumnya, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Banyuwangi melaporkan adanya tambahan jumlah pasien yang dinyatakan sembuh dari infeksi virus Corona.

Pasien konfirmasi positif Covid-19 hari ini, lanjut dia, adalah seorang pria (44) asal Kecamatan Srono, Banyuwangi. Pasien nomor 11 ini bekerja di Balikpapan, Kalimantan.

"Sebenarnya pasien ini, sejak bulan November 2019 sudah menetap kembali di Banyuwangi. Dia berencana kembali ke Kalimantan dan membutuhkan surat keterangan non reaktif dari rapid diagnose test (RDT). Lalu, pria tersebut melakukan RDT mandiri di salah satu rumah sakit swasta di Banyuwangi secara mandiri pada 2 Juni 2020. Berbekal hasil non reaktif, dia berangkat ke Surabaya," papar Rio, sapaan akrabnya.

Saat tiba di Surabaya, kata Rio, dia bertemu rekan kerjanya dari Surabaya yang juga akan ke Kalimantan. Bersama, mereka melakukan tes swab mandiri di Surabaya pada 4 Juni 2020.

"Dan hasilnya, kedua pria ini dinyatakan positif Covid-19. Pasien 11 ini pun langsung kembali ke Banyuwangi," jelas Rio.

Rio menambahkan, bahwa kondisi klinis pasien 11 secara umum sehat, tidak ada gejala kesakitan. Saat ini, pasien 11 telah menjalani isolasi di RSUD Genteng Banyuwangi.

"Bisa dikatakan, pasien adalah OTG (orang tanpa gejala). Namun, yang bersangkutan tetap akan menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Kami juga sudah melakukan tracing ke kontak erat pasien. Segera kami lakukan rapid test dan khusus kontak dekat juga akan dilakukan tes swab pula" kata dokter lulusan Universitas Airlangga tersebut.

Dari kasus tersebut, Rio kembali meminta masyarakat untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan luar kota, khususnya ke zona merah.

"Saat ini episentrum Covid-19 memang sudah bergeser dari Jakarta ke Surabaya. Oleh sebab itu, jika tidak sangat penting mohon menunda dulu bepergian ke Surabaya," kata Rio.

"Jangan lupa terus terapkan protokol kesehatan untuk diri kita. Pakai masker, banyak cuci tangan, hindari kontak erat dengan orang yang kita tidak tahu riwayat perjalanannya," tambah Rio.

Penulis: Haorrahman
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved