Virus Corona di Bojonegoro

Tiga Pedagang Pasar di Bojonegoro Reaktif saat Jalani Rapid Test

Gugus tugas percepatan penanganan covid-19 Kabupaten Bojonegoro kembali melakukan rapid tes di sejumlah pasar tradisional, Sabtu (6/6/2020).

Penulis: M. Sudarsono | Editor: Fatkhul Alami
Istimewa
Petugas dari Gugus Tugas covid-19 Bojonegoro melakukan rapid test di pasar tradisional, Sabtu (6/6/2020) 

SURYA.co.id | BOJONEGORO - Gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Kabupaten Bojonegoro kembali melakukan rapid tes di sejumlah pasar tradisional, Sabtu (6/6/2020).

Ratusan pedagang di tiga pasar, yaitu Kedungadem, Sugihwaras dan Ngraho menjalani rapid test untuk deteksi dini penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Kabag Humas dan Protokol Pemkab Bojonegoro, Masirin mengatakan, untuk pasar Kedungadem ada 100 pedagang yang dites, hasilnya 1 reaktif dan 99 nonreaktif.

Kemudian di Pasar Sugihwaras ada 101 pedagang yang jalani rapid, hasilnya 2 reaktif dan 99 nonreaktif.

Sedangkan di pasar Ngraho ada 100 yang mengikuti rapid test, hasilnya tidak ada yang reaktif.

"Ada tiga pedagang yang reaktif dari rapid tes hari ini, semua pedagang warga Bojonegoro," ujar Masirin kepada wartawan, Sabtu (6/6/2020).

Masirin menjelaskan, untuk para pedagang yang dinyatakan hasil rapid reaktif maka selanjutnya akan dilakukan isolasi.

Kemudian berikutnya disusul tes swab, untuk mengetahui pasti apakah pedagang yang reaktif tersebut positif terpapar covid-19 atau tidak.

"Isolasi bagi yang reaktif, kemudian dilanjut swab," pungkasnya.

Sebelumnya rapid test juga pernah dilakukan di Pasar Baureno, Sumberejo, Kalitidu, Kota, Banjarejo dan Dander, serta sejumlah pasar modern dan pabrik rokok.

Berdasarkan data sebaran covid-19 di Bojonegoro, Jumat (5/6/2020), jumlah kumulatif positif corona 63 orang, rinciannya 40 dirawat, 12 sembuh dan 11 meninggal

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved