Breaking News:

Berita Kediri

Korban BN yang Dijuluki 'Ariel' Kediri, Siswi SMP dan SMA, Mudah Dirayu untuk Dijadikan Pacar

Sejauh ini korban AN dan keluarganya masih belum melaporkan kasusnya ke polisi. Korban lainnya silakan lapor ke polisi.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Anas Miftakhudin
Korban BN yang Dijuluki 'Ariel' Kediri, Siswi SMP dan SMA, Mudah Dirayu untuk Dijadikan Pacar
Didik Mashudi
Tersangka BN play boy Kediri yang melakukan perzinahan dengan anak-anak remaja sewaktu diperlihatkan kepada awak media di Mapolres Kediri Kota, Jumat (5/6/2020)

"Tersangka BN sebelumnya dinyatakan buron. Begitu ada laporan dari masyarakat,  personel Unit Resmob Polres Kediri Kota mencari keberadaan tersangka," ujarnya Kamis (4/6).

BN berurusan dengan polisi setelah dilaporkan karena menghamili korban. "Tersangka sering berpindah tempat semenjak kasusnya dilaporkan polisi. BN ditangkap Rabu (3/6) malam dan kini masih dalam pemeriksaan," terangnya.

Tersangka mengakui pertama kali berzinah dengan Bunga awal Januari 2020. Perbuatan yang tak selayaknya itu dilakukan berulangkali di rumah kosong dekat rumahnya, rumah korban, di kebun, tempat kos, di toko tempat pelaku bekerja dan rumah pelaku.

Dalam pemeriksaan terungkap, selain dengan Bunga, perbuatan itu juga dilakukan terhadap gadis belia lainnya. Play boy ini mampu menaklukan para remaja melalui jurus rayuan mautnya.

Sebagian korban ada yang dicabuli, sebagian lainnya juga disetubuhi seperti yang menimpa Bunga. "Rata-rata korbannya masih berada di bawah umur," tambahnya. 

AKP Kamsudi menjelaskan, hasil pemeriksaan sementara pelaku telah melakukan perbuatan cabul dan persetubuhan kepada lebih dari 10 perempuan lainnya.

Malahan salah satu korbannya ada yang telah diperdayai pelaku sejak 2019 sampai awal 2020. Akibatnya korban hamil dan melakukan aborsi janinnya.

Tindakan aborsi ini dilakukan atas arahan dan obat yang dibelikan oleh BN lewat online.  Tersangka sendiri yang mengubur janin hasil aborsi dalam wadah kaleng plastik.

Semula janin dikubur di belakang rumah salah satu temannya. Kemudian pada 25 Mei 2020 bersama dua temannya janin  dipindahkan ke tempat pemakaman di desanya.

Kasus ini yang kemudian mengantarkan aksi play boy yang dilakukan BN ke tahanan polisi. Mengingatkan ulahnya selama ini, diduga masih ada korban BN yang melakukan tindakan yang sama. 

“Pelaku sudah ditahan untuk pemeriksaan lebih lanjut, kami menduga masih ada korban lainnya,” jelasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved