Breaking News:

Berita Kediri

Modal Wajah Ganteng, BN yang Dijuluki 'Ariel' Kediri Pedayai 10 Gadis Belia, Satu Hamil Diaborsi

Sebagian korban ada yang dicabuli, sebagian lainnya juga disetubuhi seperti yang menimpa Bunga.

Istimewa
Tersangka BN (jongkok) setelah diamankan tim buru sergap Polres Kediri Kota.  

SURYA.CO.ID I KEDIRI -

Bermodal wajah tampan dan iming-iming sejumlah uang, BN (19) asal Desa Kedawung, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri mampu mempedayai 10 gadis belia.

Rata-rata wanita yang diperlakukan tak semestinya itu, usianya masih di bawah umur. Ada yang masih pelajar SMP dan SMA.

BN yang kini meringkuk di tahanan Polres Kediri Kota dijuluki oleh teman-temannya 'Ariel' Kediri. Tampangnya memang oke, tapi dimanfaatkan untuk merayu wanita untuk berbuat negatif.

Salah satu korbannya, sebut saja Bunga (16) yang masih duduk di bangku SMA. Gadis cantik itu hamil akibat bujuk rayu tersangka. Namun janin dibrahim Bunga diaborsi menggunakan pil tertentu.

Aksi BN merayu remaja putri sendiri diduga telah berlangsung lama, mengingat remaja yang menjadi korbannya juga tidak sedikit. 

Kasubag Humas Polres Kediri Kota AKP Kamsudi, menjelaskan tersangka untuk mempedayai wanita belia menggunakan kata-kata puitis. Tak segan-segan untuk mengajak makan atau jalan-jalan menggunakan motor jenis matic.

"Tersangka BN sebelumnya dinyatakan buron. Begitu ada laporan dari masyarakat,  personel Unit Resmob Polres Kediri Kota mencari keberadaan tersangka," ujarnya Kamis (4/6).

BN berurusan dengan polisi setelah dilaporkan karena menghamili korban. "Tersangka sering berpindah tempat semenjak kasusnya dilaporkan polisi. BN ditangkap Rabu (3/6) malam dan kini masih dalam pemeriksaan," terangnya.

Tersangka BN (jongkok) setelah diamankan tim buru sergap Polres Kediri Kota. 
Tersangka BN (jongkok) setelah diamankan tim buru sergap Polres Kediri Kota.  (Istimewa)

Tersangka mengakui pertama kali berzinah dengan Bunga awal Januari 2020. Perbuatan yang tak selayaknya itu dilakukan berulangkali di rumah kosong dekat rumahnya, rumah korban, di kebun, tempat kos, di toko tempat pelaku bekerja dan rumah pelaku.

Halaman
12
Penulis: Didik Mashudi
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved