Berita Jember

La Nyalla Bakal Laporkan Hubungan Tak Harmonis Antara Bupati dan DPRD Jember ke Presiden Jokowi

Ketidakharmonisan pihak eksekutif dan legislatif di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jember akan dilaporkan ke Presiden RI Joko Widodo.

ist/dprd jember
Ketua DPD RI, La Nyalla (ketiga dari kiri) saat bertemu dengan anggota DPRD Jember. 

SURYA.co.id | JEMBER - Ketidakharmonisan pihak eksekutif dan legislatif di Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Jember akan dilaporkan ke Presiden RI Joko Widodo. Hal ini ditegaskan oleh Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, AA La Nyalla Mahmud Mattalitti seusai bertemu pimpinan DPRD Jember di gedung DPRD Jember, Kamis (4/6/2020).

Dalam siaran pers yang diterima Surya, La Nyalla menegaskan akan membawa kasus ketidakharmonisan hubungan antara DPDR Jember dengan Pemerintah Kabupaten Jember ke Presiden RI Joko Widodo. Apalagi Kemendagri sudah menyampaikan tentang hal itu kepada Gubernur Jawa Timur agar mendapat perhatian.

“Tidak sehat jika situasi seperti ini berlarut. Terutama di tengah penanganan wabah Covid-19. Karena yang rugi pasti rakyat. Apalagi sampai jadi kegaduhan, karena DPRD sama sekali tidak dilibatkan dalam proses tersebut. Padahal salah satu fungsi DPRD juga pengawasan agar proses penanganan Covid, khususnya bantuan dan pelayanan kesehatan untuk masyarakat,” ungkap La Nyalla mengutip dalam siaran pers tersebut.

Pernyataan Nyalla ini juga diungkapkan dalam wawancara kepada sejumlah wartawan di Jember. Dia menegaskan, sudah mendengar ketidakharmonisan antara bupati Jember dan anggota DPRD Jember.

"Saya sudah mendengar ketidakharmonisan antara bupati dan anggota DPRD Jember. Yang jelas ini tidak boleh diteruskan, nanti juga saya lapor ke presiden, bahwa kondisinya Jember seperti ini," ujar Nyalla.

Nyalla juga menegaskan, DPRD Jember merupakan partner kerja bupati. Karenanya, menurutnya penguasa (kepala daerah) tidak bisa semena-mena dan mengabaikan DPRD.

Dalam pertemuan itu, pimpinan DPRD menyerahkan hasil penyelidikan Panitia Angket DPRD Jember. Nyalla mengatakan, pihaknya akan mempelajari hasil kerja Panitia Angket tersebut. Ketika ditanya, langkah apa lagi selain melapor ke presiden, Nyalla menjawab pendek.

'Melaporkan ke presiden itu sudah paling tinggi. Nanti presiden biar menurunkan tim. Begitu dulu ya," pungkasnya.

Sedangkan Ketua DPRD Jember Itqon Syauqi mengatakan pimpinan DPRD Jember menyampaikan banyak hal kepada salah satu pejabat tinggi negara tersebut. "Kami sampaikan banyak hal, juga aspirasi masyarakat. Juga tentang kondisi pemerintahan Kabupaten Jember. Secara konstitusional unsur Pemda itu DPRD dan bupati, tidak bisa jalan sendiri," tegasnya.

Dia mengakui menyerahkan hasil kerja Panitia Angket DPRD Jember kepada Nyalla Mattalitti. Itqon mengapresiasi kedatangan Nyalla ke DPRD Jember.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved