Virus Corona di Jatim

Mengenal Terapi Plasma Convalescent untuk Pasien Covid-19 Sembuh Total, dari Donor Penderita Sembuh

Terapi pemulihan plasma atau terapi plasma convalescent menjadi perhatian serius saat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berkunjung ke Surabaya,

(STR/AFP/China OUT)
Foto ini diambil pada Selasa (18/02/2020) Seorang dokter sedang menangani pasien yang telah pulih dari infeksi virus corona (COVID-19) menyumbangkan plasma di Wuhan di Hubei, China. Terapi plasma convalescent kini mulai diterapkan di Jatim. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Terapi pemulihan plasma atau terapi plasma convalescent menjadi perhatian serius setelah Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto berkunjung ke Surabaya, Selasa (2/6/2020).

Dalam kesempatan itu Menkes Terawan Agus Putranto meminta pasien yang sembuh dari Covid-19 bisa menjadi pendonor plasma.

Hal itu bakal membantu penanganan pasien Covid-19 yang tergolong berat.

“Mudah-mudahan bisa mendorong arek-arek Suroboyo yang semangat tinggi untuk menyumbangkan plasma,” kata Terawan.

Bagi mereka yang telah dinyatakan negatif versi swab test, diyakini dapat memiliki imunitas yang bagus terhadap virus corona ini.

Dia juga mengatakan, pihaknya telah membawa sebanyak 21 pack plasma convalescent ke Jatim.

Dari beberapa pengalaman sebelumnya dari semua pasien yang telah mendapatkan terapi ini plasma convalescent sembuh total. 

Lalu, spa sebenarnya terapi plasma convalescent?

Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa secara simbolis menerima bantuan dari BNPB dan Kementerian Kesehatan.
Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa secara simbolis menerima bantuan dari BNPB dan Kementerian Kesehatan. (surabaya.tribunnews.com/sugiharto)

Diketahui, dalam terapi ini pasien yang sembuh covid-19 bisa menyumbangkan darah melalui sebuah sistem dengan metode plasma convalescent untuk mendapatkan plasma darah penuh antibodi.

Plasma darah penuh antibodi tersebut kemudian dimasukkan ke darah milik pasien yang sedang sakit Covid-19 sebagai terapi agar bisa survive dan sembuh.

Halaman
1234
Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved