Berita Lamongan

RS Darurat Covid-19 di Lamongan Siap Dioperasikan, Pembangunan Capai 98 Persen

Lamongan, satu-satunya kabupaten di Jawa Timur yang mendapat bantuan Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19

SURYA.CO.ID/Hanif Manshuri
Rumah Sakit Darurat Covid - 19 di Lamongan siap dioperasionalkan, Selasa (2/6/2020). 

SURYA.CO.ID,  LAMONGAN - Lamongan, satu - satunya kabupaten di Jawa Timur yang mendapat bantuan Rumah Sakit (RS) Darurat Covid-19. Pembangunan fisiknya sudah tuntas digarap dan pada Juni ini sudah bisa dioperasionalkan .

"Kalau pembangunan rumah sakitnya sudah 98 persen. Sisanya tinggal pembangunan taman serta pelatarannya saja," kata Direktur RSUD dr Soegiri Lamongan, dr Chaidir Annas kepada SURYA.CO.ID, Selasa (2/6/2020).

Pada praktiknya nanti, puluhan tenaga medis yang selama ini merawat penderita Covid-19 akan dipindahkan ke RS Darurat Covid-19 yang berada di seberang jalan RSUD dr Soegiri.

"Semua tenaga medis yang ada di RSUD dr Soegiri, khusus yang menangani Covid-19 diboyong semua ke RS Darurat Covid-19," katanya.

RS Darurat Covid-19 itu merupakan pengembangan ruangan isolasi di RSUD dr Soegiri. Sekarang dipusatkan semuanya di Darurat Covid-19 dengan jumlah 82 bed, 7 di antaranya ruang ICU.

"RSUD dr Soegiri kembali diperuntukkan untuk pasien umum," kata dr Chaidir.

Pegawai yang diboyong ke RS Darurat Covid-19, bukan berarti tidak lagi dipekerjakan di RSUD dr Soegiri. Mereka tetap bisa masuk ke RSUD dr Soegori jika dibutuhkan tenaganya.

Sementara itu, dr Chaidir menolak adanya anggapan keberadaan RS Darurat Covid-19 hanya untuk penderita warga Lamongan. Rumah sakit itu untuk masyarakat Indonesia.

"Orang luar Lamongan tidak apa-apa," tandasnya.

Disinggung kemungkinan perlu penambahan pegawai untuk RS Isolasi, menurut dr Chaidir, saat ini belum terpikirkan untuk menambah tenaga baru.

Tidak adanya penambahan tenaga baru, karena jumlah karyawan yang ada sudah mencukupi.

"Tidak, tidak menambah pegawai baru," katanya.

Kapan RS Darurat Covid-19 akan dioperasikan, dr Chaidir belum bisa memastikan. Pihaknya hanya memperkirakan pada Juni awal ini.

"Kapannya belum tahu, lebih cepat lebih baik," pungkasnya.

Penulis: Hanif Manshuri
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved