Berita Sidoarjo

Plkades Serentak di Sidoarjo Digelar Sebelum Pilkada

Pilkades serentak di Sidoarjo rencananya bakal digelar sebelum Pilkada Serentak. Ini alasannya.

surabaya.tribunnews.com/m taufik
Rapat Komisi A DPRD Sidoarjo bersama Dinas PMD, membahas Pilkades serentak, Selasa (2/6/2020) 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Jika Pilkada serentak sudah diputuskan berlangsung 9 Desember 2020, tidak demikian untuk Pilkades di Sidoarjo.

Sampai saat ini belum jelas dan belum bisa dipastikan jadwal pemilihan kepala desa serentak di Sidoarjo.

Pertemuan yang digelar Komisi A DPRD Sidoarjo Dinas PMD (Pemberdayaan Masyarakat Desa) di gedung DPRD Sidoarjo, Selasa (2/6/2020), juga tidak membuahkan hasil.

"Belum bisa dipastikan waktunya. Banyak sekali hal-hal yang perlu dipertimbangkan. Tapi kami berharap, Pilkades tetap bisa dilaksanakan tahun ini," kata Sekretaris Komisi A Warih Andono usai pertemuan.

Jika tahun ini, berarti potensinya Pilkades serentak digelar sebelum Desember atau sebelum Pilkada. "Akan digelar hearing lagi untuk memastikan jadwal dan penambahan anggarannya," lanjut Warih.

Pilkades serentak di Sidoarjo bakal digelar di 174 Desa. Beberapa waktu lalu, prosesnya tinggal tahapan pemungutan suara, terpaksa ditunda karena pandemi corona.

Sekarang, ketika Pilkades digelar, tentu harus mempertimbangkan protokol kesehatan. Seperti mempertimbangkan penambahan jumlah TPS, melengkapi petugas dengan alat pengaman diri (apd), dan sebagainya untuk mematuhi protokol kesehatan.

Jika mengacu KPU, satu TPS maksimal 400 orang pemilih, dalam rapat bersama Komisi A tersebut, Kepala Dinas PMD, Fredik Suharto memperkirakan butuh tambahan dana sekira Rp 28 miliar untuk melanjutkan Pilkades serentak.

Penambahan anggaran inilah yang menjadi salah satu kendala. Karena pengalokasian dana tambahan itu hanya bisa lewat PAK (perubahan anggaran keuangan), yang biasanya selesai bulan September.

Sehingga, wacana menggelar Pilkades pada Agustus atau September seolah sulit terealisasi karena anggaran.

"Pelaksanaan Pilkades tidak boleh bareng Pilkada. Dan dalam pertemuan ini belum bisa dipastikan waktunya. Tapi dewan berharap dilaksanakan tahun ini," ujar Fredik.

Dia belum bersedia menyebut rencana pasti pelaksanaan Pilkades serentak. Namun ketika ditanya potensi digelar sebelum Pilkada atau sebelum desember, dia tidak menampiknya.

Pihaknya mengaku juga berharap Pilkades bisa segera dilaksanakan. "Yang penting, dalam pelaksanaan ini harus ada regulasi ulang, penataan teknis dan penganggaran ulang. Plus sosialisasi dan edukasi ke masyarakat jika Pilkades digelar di masa pandemi," urainya.

Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved