Berita Malang Raya

Meski New Normal Sudah Diberlakukan, KA Jarak Jauh Malang-Jakarta Masih Berhenti Operasi

PT KAI Daop 7 Madiun masih memberhetikan operasional kereta api (KA) jarak jauh relasi Malang-Bandung, Malang-Jakarta dan Malang-Yogyakarta

SURYA.CO.ID/Aminatus Sofya
Petugas pengatur perjalanan kereta api di Stasiun Malang sebelum pendemi Covid-19 menyerang Indonesia. 

Laporan Reporter, Aminatus Sofya

SURYA.CO.ID, MALANG - PT KAI Daop 7 Madiun masih memberhetikan operasional kereta api (KA) jarak jauh relasi Malang-Bandung, Malang-Jakarta dan Malang-Yogyakarta, meski pemerintah telah memberlakukan New Normal. Pemberhentian itu dilakukan hingga 30 Juni 2020.

“PT KAI Daop 7 Madiun memperpanjang pembatalan delapan perjalanan KA jarak jauh dan menengah. Sedangkan KA dari Daop lain yang melintas di Daop 7 Madiun ikut diperpanjang pembatalannya berjumlah 40 KA jarak jauh dan menengah,” ucap Humas PT KAI Daop 7 Madiun, Ixfan Hendriwintoko, Selasa (2/6/2020).

Selain KA jarak jauh dan menengah, Daop 7 Madiun juga membatalkan 18 perjalanan KA lokal Penataran-Dhoho. Sehingga total perjalanan yang berhenti saat ini berjumlah 66 KA.

Menurut Ixfan, perpanjangan pembatalan KA itu sesuai dengan keputusan PT KAI di Bandung untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Untuk memfasilitasi orang ingin bepergian karena hal mendesak, PT KAI menyelenggarakan perjalanan KA Luar Biasa (KLB) salah satunya relasi Gambir - Madiun - Surabaya PP dan relasi Bandung - Madiun - Surabaya PP.

“Sesuai edaran Gugus Tugas, pelayanan Kereta Api Luar Biasa di berikan kepada calon penumpang yang dikecualikan, atau harus memenuhi persyaratan khusus,” ucapnya.

Ixfan mengatakan, per 1 hingga 26 Mei, tercatat 6.121 calon penumpang membatalkan perjalanannya.
Pembatalan itu, katanya, dapat dilakukan melalui aplikasi KAI Access untuk mencegah kerumunan dan kontak langsung dengan petugas.

“Daop 7 Madiun mengembalikan bea tiket sebesar 100 persen tidak termasuk biaya pesan. Untuk mecegah terjadinya kerumunan orang diloket pembatalan tiket bisa langsung menggunakan aplikasi KAI Access,” tutup Ixfan.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved