Breaking News:

Virus Corona di Tulungagung

Alhamdulillah Setelah 10 Hari Dikarantina, Dua Pegawai Apollo Hasilnya Negatif Covid-19

Kami menghindari PHK 200 karyawan kami. Karena itu saya berharap kepercayaan kepada Apollo bisa kembali pulih seperti semula.

Istimewa
Sutinah dan Frinanda, dua pegawai Apollo Supermall memamerkan surat keterangan negatif Covid-19. 

Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Tulungagung memang menerapkan kebijakan karantina bagi setiap orang yang reaktif saat rapid test.

Kebijakan ini diambil, karena pasien dimungkinkan melakukan pelanggaran perintah karantina mandiri.

Selain itu cara ini untuk mencegah penularan lebih meluas, sebelum hasil tes Swab keluar.

“Risikonya memang mereka tinggal di karantina. Tapi baiknya jika hasil tes Swab positif, tidak ada lagi penularan yang mungkin terjadi,” tegas Galih.

Sutinah yang menjabat Manajer Operasional Apollo Supermall mengaku senang akhirnya dinyatakan negatif. Selama 10 hari Sutinah dan Firnanda tinggal di tempat karantina Rusunawa IAIN Tulungagung.

Namun yang membuatnya terpukul adalah stigma masyarakat yang langsung menghakiminya sebagai  pasien posotif Covid-19.

“Padahal reaktif itu belum tentu positif. Kondisi imun setiap orang memang ada kalanya sedang turun,” ujarnya.

Pemilik Apollo Supermall, Iwan Suprobo, mengaku pengunjung di pusat perbelanjaannya sempat turun drastis karena kabar reaktif yang menyebar.

Iwan berharap kepastian negatif Covid-19 dua pegawainya bisa memulihkan kepercayaan warga.

Manajemen Apollo kini bersiap menerapkan kebijakan menuju New Normal yang digagas oleh pemerintah.

Halaman
123
Penulis: David Yohanes
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved