Breaking News:

Virus Corona di Gresik

Jumlah Pasien Positif Covid-19 di Gresik Didominasi Kecamatan Perbatasan dengan Surabaya

Jumlah penyebaran coronavirus disease (Covid-19) di Kabupaten Gresik didominasi daerah perbatasan dengan Surabaya.

Penulis: Sugiyono | Editor: Parmin
surya.co.id/sugiyono
Petugas check point perbatasan Lamongan- Gresik saat memeriksa kesehatan para penumpang bus jurusan Jakarta Surabaya yang nekat masuk ke Gresik, Minggu (17/5/2020).  

SURYA.co.id | GRESIK – Jumlah penyebaran coronavirus disease (Covid-19) di Kabupaten Gresik didominasi daerah perbatasan dengan Surabaya.

Di antaranya kecamatan Kebomas, Menganti, dan Driyorejo.

Data di Humas Pemkab Gresik pada Minggu (31/5/2020), jumlah pasien positif covid-19 sebanyak 173 orang.

Pasien meninggal dunia 19 orang, sembuh 14 orang, dan dirawat 140 orang.

Dari 173 pasien positif tersebut tersebar di beberapa Kecamatan, yakni Kecamatan Kebomas 25 orang, Menganti 48 orang, dan Driyorejo 32 orang.

Penyebaran lain ke beberapa kecamatan pendukung, yaitu Kecamatan Manyar ada 15 orang, Benjeng  dan Gresik masing-masing 11 orang.

Kecamatan Cerme 5 orang, Wringinanom 2 orang,  Balongpanggang 3 orang, Duduksampean 5 orang, Sidayu 4 orang, Kedamean 4 orang, Bungah 6 orang dan Ujungpangkah 2 orang.

Tiga kecamatan yang nihil yaitu Kecamatan Sangkapura, Tambak, Dukun dan Panceng.

“Ada penambahan sepuluh orang kemarin dari klaster Surabaya dan Pabean,” kata Kabag Humas Pemkab Gresik Reza Pahlevi, Minggu (1/6/2020).

Untuk mencegah penyebaran covid-19, Pemkab Gresik telah memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) dan mendirikan chek point di pintu masuk wilayah Gresik.

Yaitu di perbatasan Benowo dan Kepatihan Menganti Gresik, Lakarsantri dan Laban Menganti, Karangpilang-Bambe Driyorejo. 

Lainnya berada di Depan Kecamatan Balongpanggang, Exit Tol Romokalisari menuju Kebomas, Lamongan – Duduksampean, Paciran Lamongan ke Panceng dan Karangbinangun Lamongan ke Dukun Gresik.

“Sedikitnya ada delapan titik chek point yang dijaga ketat petugas Kepolisian, TNI, Satpol PP dan Dinas Kesehatan Kabupaten Gresik,” kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik Tarso, menambahkan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved