Berita Surabaya

Belajar di Rumah, Siswa SD Kaliasin 1 Surabaya Lakukan Pembibitan Beragam Tanamam Pangan

Belajar dari rumah dimanfaatkan para siswa SD Kaliasin 1 Surabaya mengerjakan pembibitan beragam tanaman pangan.

SURYA.CO.ID/Ahmad Zaimul Haq
EDUKASI TANAMAN PANGAN - Tiga siswa kelas IV SDN Kaliasin 1 Surabaya melakukan pengecekan bibit tanaman pangan yang dibagikan kepada warga terdampak Covid-19 di RT 11 RW 04 Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Belajar dari rumah tak hanya dimanfaatkan para siswa SD Kaliasin 1 Surabaya untuk mengerjakan tugas dan mempelajari materi, para siswa kelas IV di sekolah itu bahkan mengerjakan pembibitan beragam tanaman pangan.

Tak hanya dipelihara di rumahnya, para siswa ini juga membagikan bibit tanaman pangan pada warga terdampak pandemi virus Corona (Covid-19) di RT 11 RW 04, Kelurahan Wonokromo, Kecamatan Wonokromo.

Salah satu siswa kelas IV, Gregrorius Marcelino Krustian (11) mengungkapkan, setiap hari ia sengaja meluangkan waktu untuk merawat bibit tanaman yang dimulainya sejak Februari.

"Dibantuin orang tua, sama kadang ditanyain guru perkembangan tanamannya," ujarnya.

Tak mau hanya merasakan manfaat pembibitan sendiri, Marcel, sapaan akrabnya didampingi guru dan Tunas Hijau membagikan bibit tanaman pada warga terdampak di kampung Wonokromo.

"Kami bagikan waktu Ramadan. Sekarang kami lihat lagi apakah ibu-ibu dan bapak-bapak di kampung ini sudah bisa merawat tanamannya," urainya.

Dengan memakai kaca mata pelingdung dan masker bersama teman-temannya yang memakai face shield, Marcel juga membantu warga menambah pupuk tanah pada beberapa tanaman mulai dari cabai, tomat hingga pepaya.

Presiden Tunas Hijau, Mochamad Zamroni mengungkapkan, Marcel merupakan satu dari puluhan siswa SDN Kaliasin yang telah dibina untuk melakukan pembibitan.

"Para siswa ini totalnya sudah melakukan pembibitan hingga 3.000 bibit. Tak hanya untuk dirumah dan di sekolah, mereka giat membagikan bibit ini ke berbagai wilayah di Surabaya," ujar Zamroni.

Menurut Zamroni, pemilihan kampung di wilayah Jetis Kulon Gang X ini karena banyak masyarakat yang penghasilannya terdampak wabah virus Corona.

"Diharapkan dengan kondisi pandemi, masyarakat akan mandiri secara pangan dan bisa terbantu dalam pemenuhan kebutuhan sehari-harinya dengan bibit yang diberi anak-anak," pungkasnya.

Salah seorang warga, Siti Yanto mengungkapkan, cukup terkejut kedatangan anak-anak dari luar kampung di masa pandemi Covid-19.

Namun, melihat kesungguhan anak-anak dalam mengenalkan pembibitan hingga mengajak menanam membuatnya menerima mereka dengan terbuka.

"Anak-anak ini juga pakai masker sampai pelindung muka. Jadi saya yakin mereka aman. Bibitnya saya taruh di lahan seadanya karena memang di sini lahan terbatas. Alhamdulillah nanti kalau sudah ada cabai sama buah lain,"kesannya.

Siti mengaku cukup puas dan senang masih ada yang peduli di tengah kondisi kesusahan saat ini.

Penulis: Sulvi Sofiana
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved