Breaking News:

Berita Pamekasan Madura

Alasan Petani di Pamekasan Madura Tak Gairah Tanam Tembakau meski telah Masuk Musim Tanam

Memasuki musim tanam tembakau Madura tahun ini, sejumlah petani tembakau di Pamekasan dihantui kecemasan.

Penulis: Muchsin | Editor: Parmin
surya.co.id/muchsin
Ny Maisaroh, salah seorang petani tembakau di Desa Tobungan, Kecamatan Galis, Pamekasan, tetap nekat tanam benih tembakau, Senin (1/6/2020). 

Kondisi ini, bisa jadi ada hubungannya dengan pandemi corona yang masih terus berlangsung dan belum diketahui pasti berakhir dan tuntas.

“Memang, sekarang ini sudah memasuk masa tanam tembakau. Namun kami menerima banyak keluhan dari petani, apakah jika menanam tembakau, bila penan tembakaunya terbeli atau tidak. Dan kami idak bisa menjelaskan, karena kami sendiri juga belum memiliki gambaran,” papar Samukrah.

Ditambahkan, jumlah produksi tembakau Pamekasan rata-rata 18.000 ton pertahun. Tapi mengingat kali ini kondisinya beda dan terjadi pandemi corona, maka tidak menutup kemungkinan produksi tembakau Pamekasan turun di bawah 9.000 ton.

Menurut Samukrah, ketika menemui sejumlah petani di beberapa kawasan, di antara petani sudah tidak ada gairan untuk menggarap lahannya.

Bahkan, petani yang memiliki lahan seluas 3 hektare yang setiap tahun ditanami tembakau, kali ini dibiarkan tidak ditanami.

“Petani juga mengeluh dan kebingungan. Kalau tidak ditanami tembakau, pada saat kondisi seperti ini mau ditanami komuditas apa yang bisa menyaingi penghasilan tembakau,” kata Samukrah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved