Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

BIN Akan Kirim Lagi 1 Unit Mobil Laboratorium untuk Tes Swab Ke Surabaya

Kabar terbaru, Pemkot Surabaya dipastikan akan segera menerima kembali bantuan berupa 1 unit mobil laboratorium dari Badan Intelijen Negara (BIN).

SURYA.CO.ID/Sugiharto
Warga mengantre untuk dilakukan tes swab di samping mobil laboratorium bantuan Badan Intelijen Negara (BIN) di Jalan Gresik, Surabaya, 

SURYA.CO.ID| SURABAYA - Kabar terbaru, Pemkot Surabaya dipastikan akan segera menerima kembali bantuan berupa 1 unit mobil laboratorium dari Badan Intelijen Negara (BIN).

Terkait hal itu, Sekretaris Utama (Sestama) BIN, Komjen Pol Bambang Sunarwibowo mengatakan mobil tersebut sudah berada di Surabaya. Dengan begitu, maka mobil laboratorium tersebut dapat segera beroperasi pada Minggu (31/5/2020) besok.

"Melihat angka reaktif yang cukup tinggi, maka kami memperkuat dengan mengirim 1 unit lagi. Hari ini sudah sampai di Surabaya besok bisa beroperasi," kata Bambang, saat meninjau kegiatan rapid tes massal yang berlangsung di halaman parkir Ruko Citi9, Jalan Gresik, Surabaya, Sabtu (30/5/2020).

Kemampuan mobil laboratorium yang dimiliki BIN ini terbilang cukup canggih. Pasalnya, dalam satu hari unit tersebut dapat memeriksan tes spesimen sampai 300 orang.

"Yang dimiliki BIN saat ini ada 5 unit dan menambah satu lagi. Jika kemampuan mobil ini bisa digunakan dengan tepat maka bisa cepat pula kami menyaring orang-orang yang terpapar virus Corona," ucapnya.

Dengan bertambahnya armada tersebut, Risma memastikan Pemkot Surabaya semakin getol lagi dalam menggelar rapid test secara massif.

Di kesempatan tersebut pula, Risma mengakui kecanggihan mobil laboratorium yang dimiliki BIN.
Menurutnya, jika biasanya untuk bisa mengetahui hasil tes swab berselang 7 hari dari pemeriksaan, hal itu kini tak berlaku lagi.

"Alhamdulillah, sebelumnya Surabaya ada yang sampai satu bulan hasil swabnya belum keluar. Tapi sekarang, untuk percepatan swab kami dibantu peralatan oleh BIN untuk mengolah data, hasilnya real time. Dengan alat itu 1-3 jam hasil sudah bisa terlihat," ucapnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved