Berita Surabaya

Persiapan New Normal, Pemerintah Diminta Dukung Sarana Kesehatan di Ponpes

Jika pemerintah mengizinkan pesantren untuk mulai menyelenggarakan pendidikan, diharapkan juga memberikan dukungan sarana kesehatan

SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
KH Ahmad Fahrur Rozi 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Pondok Pesantren (Ponpes) siap memasuki era New Normal Life. Salah satunya Ponpes An-Nur 1 Bululawang, Kabupaten Malang.

Pengasuh Ponpes An-Nur 1 Bululawang, yang juga Wakil Ketua PWNU Jatim, KH Ahmad Fahrur Rozi mengatakan pihaknya akan berkonsultasi dengan Gubernur Jatim dan Kanwil Kemenag Jatim bersama PWNU Jatim terkait persiapan New Normal Life di dunia pondok pesantren.

"Ini masih kami akan konsultasikan. Jika pemerintah setuju kita sudah sangat siap," kata Gus Fahrur, sapaan akrab KH Ahmad Fahrur Rozi, Jumat (29/5/2020).

Jika pemerintah mengizinkan pesantren untuk mulai menyelenggarakan pendidikan dan menerima santri masuk kembali, pihaknya berharap pemerintah memberikan dukungan sarana kesehatan dan tenaga kesehatan untuk memeriksa kondisi kesehatan santri.

"Kita berharap ada kemudahan akses pemeriksaan kesehatan sejak sebelum berangkat dari rumah dan surat keterangan sehat," lanjutnya.

Gus Fahrur merinci, keseluruhan santri An-Nur berjumlah 8500 santri. Khusus di An-Nur 1 saja ada 1.500 santri.

Dengan jumlah yang sedemikian banyak, jika seluruh fasilitas kesehatan hanya disediakan oleh pihak ponpes, tentu tidak akan mampu.

Untuk itu pihaknya berharap era New Normal Life di kalangan pesantren harus mendapatkan dukungan yang maksimal dari pemerintah.

"Termasuk untuk memberikan layanan kesehatan dengan pemeriksaan rutin berkunjung ke pesantren oleh tenaga medis puskesmas terdekat dan menyediakan sarana karantina dekat pesantren jika diperlukan menggunakan fasilitas negara yg tersedia," kata Gus Fahrur.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved