KASUS LANGKA: Bocah Sragen Meninggal Akibat Jarinya Digigit Kutu Kucing

Bocah asal Dukuh Dayu RT017/RW 005, Desa Jati Tengah, Sukodono, Sragen, Jawa Tengah, itu meninggal dunia, Kamis (28/3).

Editor: Suyanto
kompas.com
balita Samara Kumaira Mariba semasa hidup 

SURYA.c.id I SRAGEN - Sebuah kasus kematian dengan penyebab langka terjadi di Sragen Jawa Tengah. Seorang bocah balita bernama Samara Kumaira Mariba itu meninggal akibat jari tangannya digigit kutu kucing. Kutu kecil yang kerap jadi mainan anak-anak.

Bocah asal Dukuh Dayu RT017/RW 005, Desa Jati Tengah, Sukodono, Sragen, Jawa Tengah, itu meninggal dunia, Kamis (28/3).

Samara yang baru berusia 1 tahun sempat dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo karena mengalami demam tinggi dan muntah. "Minggu kemarin mengalami panas sama muntah. Terus Seninnya saya bawa ke RSUD Dr Moewardi," kata ayah Samara, Wanto (30) saat dihubungi, Kamis (28/5/2020) malam.

Wanto menceritakan, anak keduanya tersebut belum lama pulang dari kemoterapi di rumah sakit.

Sejak jari tangan kanannya membengkak akibat digigit kutu kucing, Wanto selalu mengantar anaknya rutin mengikuti kemoterapi. "Awalnya, dikemoterapi di rumah sakit selama 14 hari.

Baru pulang kemarin (Kamis). Minggunya badannya panas tinggi 39,9 derajat celcius dan muntah," terang Wanto. Wanto mengatakan, tidak ada firasat khusus sebelum anaknya tersebut meninggal. "Tadi dimakamkan sekitar pukul 09.00 WIB," terang suami Etik Susilowati (29).

Diberitakan sebelumnya, Samara digigit kutu kucing ketika masih berusia sekitar empat bulan. Samara digigit kutu kucing pada jari manis kanan saat ditinggal ibunya memasak di dapur. "Digigit kutu kucing itu usia empat bulan. Awalnya pas saya ajak masak," kata Etik kepada Kompas.com di Sragen, Jawa Tengah, Selasa (10/3/2020). Mengetahui kutu kucing menggigit jari manis kanan anaknya, Etik pun langsung membuangnya. Setelah dibuang, muncul bintik warna merah seperti bekas gigitan nyamuk. Selama hampir sebulan, bekas gigitan kutu kucing itu membekas di jari manis kanan anaknya.

Takut terjadi sesuatu pada anaknya, Etik kemudian membawa Samara ke Puskesmas. Etik diberi obat salep untuk mengurangi bekas gigitan kutu kucing di jari manis kanan anaknya.

Namun, bekas gigitan kutu kucing di jari manis Samara justru membengkak. Etik kemudian membawa anaknya periksa ke bidan. Setelah itu, jari manis kanan anaknya yang bengkak mulai berkurang. "Bidannya bilang katanya racun bekas gigitan kutu kucing tidak bisa terurai gitu," terang dia.

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved