Berita Surabaya

Soal New Normal, Gerindra Jatim: Saatnya Bangun Kemandirian dengan Gotong Royong

Anwar Sadad: New Normal artinya berhentilah berharap pada pemerintah. Ini saatnya membangun kemandirian dengan bekal gotong royong

SURYA.co.id/Bobby Constantine Koloway
Wakil Ketua DPRD Jatim, Anwar Sadad. 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Partai Gerindra Jawa Timur menilai masyarakat harus bersiap menghadapi wacana New Normal yang kini digaungkan pemerintah pusat. Satu di antara solusinya adalah melalui gotong royong antar masyarakat.

"New Normal artinya berhentilah berharap pada pemerintah. Ini saatnya membangun kemandirian dengan bekal gotong royong," kata Sekretaris DPD Gerindra Jatim, Anwar Sadad ketika dikonfirmasi di Surabaya, Kamis (28/5/2020).

Sadad menilai masyarakat harus berdamai dengan situasi yang sebenarnya tidak normal.

Sadad mencontohkan ketidaknormalan ini dengan sejumlah rumah sakit yang berhenti menerima pasien, mobilisasi masyarakat tak terpantau meski diterapkan PSBB, hingga bansos tidak tepat sasaran.

Tidak berlebihan apabila Sadad pun menilai New Normal sebagai bentuk keputusasaan pemerintah.

"Itu semua adalah situasi yang tak normal, namun kita dipaksa untuk menganggapnya normal," kata Sadad yang juga Wakil Ketua DPRD Jatim ini.

Sadad melanjutkan, bahwa dalam situasi ketiadaan peran pemerintah, kemandirian itu dapat dibangun dengan mengupayakan ketahanan pangan. Caranya, masyarakat harus mulai bisa memanfaatkan lahan yang mereka miliki sekecil dan sesempit apapun untuk memproduksi bahan pangan untuk dikonsumsi sendiri.

"Sebenarnya, masyarakat juga tidak kalah terpukul dengan adanya PSBB. Namun, bangsa kita memiliki 'modal sosial' yang sangat berharga dalam bentuk gotong royong," pungkasnya.

Isitilah New Normal beberapa waktu lalu diungkapkan Presiden Joko Widodo.

Menurut Presiden Jokowi, Indonesia akan memasuki tatanan kehidupan baru. Yang mana, masyarakat harus berdamai dan hidup berdampingan dengan Covid-19.

Jokowi mengungkapkan, dengan New Normal ini bukan berarti menyerah dengan wabah virus corona ini.

Penyebaran virus Corona ini memang harus dicegah dengan tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

"Berdampingan itu justru kita tak menyerah, tetapi menyesuaikan diri (dengan bahaya Covid-19). Kita lawan Covid-19 dengan kedepankan dan mewajibkan protokol kesehatan ketat," kata Jokowi, sebelumnya.

Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved