Berita Tuban

Pendistribusian Sembako di Tuban Dilakukan Secara Ketat

Korda Program Sembako Kabupaten Tuban, Kasiyati Ningsih mengatakan, dalam pengecekan beras medium ini terdapat temuan 25 persen pecah

Surabaya.Tribunnews.com/M Sudarsono
Petugas TKSK, Korda Program Sembako Kabupaten, Camat Tuban, mengecek kualitas beras sembako di Kecamatan Tuban, yang akan dibagikan kepada KPM, Kamis (28/5/2020) 

SURYA.co.id | TUBAN - Pendistribusian beras sembako bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di Tuban kian diperketat untuk memastikan kualitas.

Petugas pendistribusian mengecek secara sampling beras yang akan diberikan kepada warga penerima bantuan. Seperti halnya yang terpantau di Kecamatan Tuban, Kamis (28/5/2020).

Kordinator Daerah (Korda) Program Sembako Kabupaten Tuban, Kasiyati Ningsih mengatakan, dalam pengecekan beras medium ini terdapat temuan 25 persen pecahan atau beras tak utuh.

Temuan tersebut masih dianggap wajar bagi beras kelas medium yang akan didistribusikan ke agen untuk disalurkan ke KPM.

"Tadi sudah kita cek bersama, ada camat ada Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK), hasilnya ditemukan 25 persen pecahan pada beras kualitas medium. Itu masih layak," ujarnya saat pengecekan.

Ditambahkannya, saat pengecekan sampling ini ada tiga karung yang dicek kualitasnya, dari total 670 karung yang dimuat di truk dengan total berat 52 ton.

Meski hanya sampling, Ningsih meminta apabila agen menerima beras yang dirasa secara kualitas tidak layak segera melaporkan untuk diproses ganti, jangan disalurkan kepada KPM dulu.

"Jika agen menerima beras tidak bagus maka laporkan, nanti diganti supplier. Pengecekan ini kita lakukan setiap bulan saat akan distribusi, jadi bukan hanya saat ada temuan beras berkutu, rutin ini," tegasnya.

Sementara itu, Camat Tuban, Moch Dani Ramdani menyatakan, untuk temuan hanya ada pecahan beras saja, tidak ditemukan kutu.

Beras ini selanjutnya akan disebar ke KPM yang ada di 17 Desa/Kelurahan yang ada di kota.

Dani meminta agar para supplier tetap menjaga kualitas beras yang akan diberikan kepada warga yang terdampak covid-19, khususnya KPM.

"Temuan persentase pecahan beras atau beras tak utuh 25 persen tadi, dari sampling 3 karung. Untuk karung yang belum dicek, nanti apabila agen menemukan kualitas beras tidak bagus maka laporkan," pungkasnya.

Penulis: M. Sudarsono
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved