Berita Tulungagung

Detik-detik Dua Kaki Sanana Gusmao dan Sahabatnya Ditembak Tim Macan Agung Polres Tulungagung

Sanana dua kali masuk penjara di Blitar dalam kasus yang sama, dan sekali di Tulungagung karena kasus penggelapan.

David Yohanes
Dua tersangka Siswanto (30) dan Sanana Italiano Gusmao (26) saat press release di Polres Tulungagung, Rabu (27/5/2020). 

SURYA.CO.ID I TULUNGAGUNG -

Sanana Italiano Gusmao (26) warga Kelurahan/Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar bersama temannya, Siswanto (30) asal Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar diberondong timah panas oleh Tim Khusus Macan Agung Satreskrim Polres Tulungagung.

Dalam penangkapan itu, petugas terpaksa mengganjar dua butir timah panas di betis kiri dan kanan tersangka Sanana. Sementara satu timahbpanas diarahkan ke betis kiri tersangka Siswanto.

"Kami melakukan tindakan yang terukur untuk melumpukan para tersangka, karena mereka berusaha kabur," ungkap Kapolres Tulungagung, AKBP Eva Guna Pandia, Rabu (27/5).

Penangkapan terhadap Sanana dan Siswanto berlangsung, Selasa (26/5/2020) sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu mereka ada di sebuah jalan masuk Desa Maliran, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

Tim Khusus Macan Agung Polres Tulungagung dibantu personel Satreskrim Polres Blitar Kota mengintai para pelaku. Begitu dipastikan mereka adalah Sanana dan Siswanto langsung dikejar.

Dalam penangkapan itu, kedua tersangka berusaha kabur. Seketika itu petugas mengarahkan tembakan ke udara sebanyak tiga kali untuk peringatan. Namun keduanya tetap lari.

Tak pelak, petugas mengarahkan moncong revolver ke kedua kaki tersangka. Begitu tersungkur di jalan, Sanana dan Siswanto baru meratap minta ampun.

Sesuai catatan kepolisian, dua tersangka ini terlibat pembobolan rumah kosong di Desa Ngunggahan, Kecamatan Bandung, 7 Mei 2020 silam, pukul 21.30 WIB.

Saat itu mereka masuk ke rumah Marlan (53), seorang penjual ayam goreng cepat saji dan berhasil mencuri uang Rp 38 juta, dua gelang emas, 3 cincin emas dan sebuah ponsel.

Halaman
12
Penulis: David Yohanes
Editor: Anas Miftakhudin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved