Breaking News:

Bawaslu Usul Penyadapan untuk Cegah Politik Uang dalam Pilkada Sidoarjo

Bawaslu Sidoarjo merasa perlu ada penyadapan terhadap sejumlah pihak untuk mencegah dan memberantas praktik money politic

surabaya.tribunnews.com/m taufik
Bawaslu Sidoarjo saat terhubung secara online dengan anggota DPR RI dan sejumlah Akademisi 

SURYA.co.id | SIDOARJO - Bawaslu Sidoarjo merasa perlu ada penyadapan terhadap sejumlah pihak untuk mencegah dan memberantas praktik money politic dalam pelaksanaan Pilkada (pemilihan kepala daerah) Sidoarjo.

Usulan itu disampaikan oleh Kepala Divisi Pengawasan Bawaslu Sidoarjo, M Rosul.

"Penyadapan tidak harus oleh Bawaslu sendiri. Bisa menggandeng KPK atau instansi penegak hukum lain," kata Rosul, Rabu (27/5/2020).

Menurutnya, kewenangan penyadapan terhadap aktivitas komunikasi beberapa pihak dalam pilkada bakal sangat efektif mencegah dan memberantas politik uang.

Selain itu juga berefek pada pasangan calon atau tim sukses. Mereka akan berpikir seribu kali jika hendak main politik uang jika tahu ada penegak hukum yang bisa melakukan penyadapan.

"Pencegahan dan pemberantasan politik uang sangat penting. Karena praktik-praktik tak terpuji itu yang selama ini menjadi penyabab rendahnya integritas kepala daerah hasil pilkada," lanjut dia.

Pihaknya berharap, Pilkada yang bakal berlangsung di Sidoarjo nanti bisa benar-benar berkualitas. Menghasilkan pemimpin yang kredibel dan berintegritas tinggi.

Ya, dua Bupati Sidoarjo selama ini memang berususan dengan penegak hukum. Setelah sebelumnya Bupati Win Hendarso terkena kasus korupsi, beberapa waktu lalu Bupati Saiful Ilah juga terjaring operasi tangkap tangan KPK dan saat ini proses hukumnya masih berjalan.

"Tentu kita semua berharap, peristiwa-peristiwa itu tidak terulang di waktu mendatang," kata Rosul.

Karena itu, Rosul berharap ada gerakan bersama semua pihak agar Pilkada Sidoarjo kali ini bisa benar-benar berkualitas, kemudian mendapatkan kepala daerah yang berintegritas. Membawa kemajuan Kota Delta.

Halaman
123
Penulis: M Taufik
Editor: Eben Haezer Panca
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved