Berita Mojokerto

Kiriman Dok Adminduk Via Kantor Pos Molor dari Jadwal, Ini Penjelasan Dispendukcapil Kab Mojokerto

Pengambilan dokumen Adminduk di Kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto melalui jasa pengiriman pos dan giro molor dari jadwal

surya.co.id/mohammad romadoni
Ilustrasi - Antrean masyarakat pemohon E-KTP berjubel hingga halaman pelataran kantor Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Rabu (22/1/2020). 

SURYA.co.id | MOJOKERTO - Pengambilan dokumen Administrasi Kependudukan (Adminduk) di Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Mojokerto melalui jasa pengiriman pos dan giro molor dari jadwal. Padahal seharusnya dokumen Adminduk tersebut sudah diterima pemohon khususnya e-KTP (Cetak) paling lama dua hari semenjak mereka memperoleh notifikasi pengambilan dari admin Dispendukcapil via Whatsapp.

Kepala Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto, Bambang Wahyuadi, menjelaskan pihaknya menanggapi keluhan dari pemohon e-KTP meski sudah mendapat notifikasi namun yang bersangkutan belum menerima dokumen Adminduk selama satu pekan. Pihaknya belum dapat memastikan apakah pemohon belum menerima namun sudah mendapat notifikasi atau memang yang bersangkutan mengirim pesan WA secara berulang-ulang sehingga tertumpuk pesan lainnya.

"Kami juga memaklumi jika masyarakat terburu-buru karena memang begini kondisinya kita tidak mungkin membuka pelayanan tatap muka saat Pandemi Covid-19," ujarnya saat dikonfirmasi Surya, Selasa (26/5/2020).

Ia mengatakan pelayanan di Dispendukcapil Kabupaten Mojokerto selama Pandemi Covid-19 tidak ada yang tatap muka dan semuanya dilakukan secara online.

Sedangkan, data pelayanan online yang masuk di Dispendukcapil ada 1.800 pesan WA pada H-3 Lebaran 2020 kemarin.

"Dispendukcapil mampu melayani 250 orang termasuk pemohon e-KTP dan 50 perekaman melalui Whatsapp setiap hari," ungkapnya

Masih kata Bambang, apabila berkas persyaratan sudah lengkap maka admin Dispendukcapil akan menghubungi pemohon via WA bahwa dokumen Adminduk sudah selesai.

Kemudian, pengambilan dokumen Adminduk akan diambil oleh petugas kantor pos dan giro yang sudah menjalin kerjasama Memorandum of Understanding (MoU) untuk dikirim sesuai alamat yang bersangkutan.

"Jika pemohon mendapat notifikasi pagi maka berkas dokumen Adminduk akan diambil petugas pos pada siang hari dan sebaliknya kalau pemberitahuan siang maka diambil pagi keesokannya," jelasnya.

Terpenting, lanjut Bambang, pemohon sudah melengkapi data persyaratan sebelum menghubungi layanan online Dispendukcapil.

Halaman
123
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved