Berita Surabaya

BPN Surabaya II Mulai Berlakukan Protokol Kesehatan New Normal

BPN Surabaya atau lengkapnya Kantor Pertanahan Surabaya II mulai menerapkan skenario new normal

febrianto ramadani/suryamalang.com
Suasana Pelayanan Kantor Pertanahan Surabaya II, Jalan Tunjungan Selasa Siang (26/5/2020). 

SURYA.co.id | SURABAYA - BPN Surabaya 2 atau lengkapnya Kantor Pertanahan Surabaya II mulai menerapkan skenario new normal (tatanan baru) saat hari pertama seusai cuti bersama Hari Raya Idul Fitri 2020, Selasa (26/5/2020). Hal ini dilakukan untuk mematuhi aturan protokol kesehatan dan kebersihan untuk pencegahan corona.

Dengan memberlakukan beberapa protokoler kesehatan untuk dipatuhi demi keamanan bersama, ini bertujuan agar aktivitas berjalan seperti biasa meski di tengah wabah corona.

“Kami tidak tahu sampai kapan pandemi ini berakhir, sementara kami harus tetap memberikan pelayanan. Maka dari itu, kami harus menyesuaikan atau bersiap dengan pelayanan new normal. Artinya, berdamai dengan Covid-19, bukan menyerah. Tetapi memberikan pelayanan dengan menyesuaikan kondisi saat ini,” ujar Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Surabaya II.

Masih kata Lampri, sejak kantor mulai beroperasi, semua pegawai maupun pemohon diwajibkan mematuhi protokoler kesehatan.

Semua pihak harus menggunakan masker, mencuci tangan di wastafel dengan sabun dan hand sanitizer yang sudah disiapkan di depan pintu masuk, sampai pengecekan suhu badan dengan thermo gun.

“Jika ditemukan suhu lebih besar 37 derajat dalam dua kali pemeriksaan, tidak diperkenankan masuk.  Kami minta pengunjung segera melakukan pemeriksaan kesehatan,” beber mantan Kepala BPN Bojonegoro ini.

Di masa pandemi ini, BPN Surabaya akan memberikan layanan secara eletronik meliputi pengecekan zona nilai tanah (ZNT), SKPT, hak tanggungan, roya hingga peralihan hak karena jual beli.

Pemohon telah disiapkan antrean eletronik melalui aplikasi Surabaya II online yang bisa diunduh melalui APP Store dan play store.

“Masyarakat bisa melakukan antrean cukup dari rumah sehingga pemohon bisa mendapatkan nomor antrean dan dapat kepastian hari,tanggal,jam untuk datang ke kantor demi menghindari kerumunan pemohon,” sambung Lampri.

Di samping itu, Kantor Pertanahan Surabaya II juga telah menyediakan aplikasi helpdesk dalam rangka untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat apabila mengalami hambatan-hambatan dalam pelayanan pertanahan sehingga dapat ditangani oleh petugas pertanahan tanpa tatap muka.

Halaman
12
Penulis: Febrianto Ramadani
Editor: irwan sy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved