Waktu Puasa Syawal 1441 Hijriah, Dilengkapi Bacaan Niat Arab dan Latin serta Keutamaannya

Puasa Syawal 1441 Hijriah bisa dilaksanakan selepas puasa Ramadhan, sesudah perayaan Idul Fitri. Mulai 2 syawal dan dilakukan selama enam hari.

Pixabay
Ilustrasi - puasa Syawal 

SURYA.CO.ID - Puasa Syawal 1441 Hijriah bisa dilaksanakan selepas puasa Ramadhan, sesudah perayaan Idul Fitri.

Puasa Syawal dilaksanakan mulai 2 Syawal atau Senin 25 Mei 2020 dan biasanya dilakukan selama enam hari.

Puasa Syawal bersifat sunnah muakkadah yang berarti sangat dianjurkan, sebagaimana disebutkan dalam hadits Abu Ayyub Al-Anshari r.a., Nabi SAW.,

مَنْ صَامَ رَمَضَانَ ثُمَّ أَتْبَعَهُ سِتًّا مِنْ شَوَّالٍ كَانَ كَصِيَامِ الدَّهْرِ

"Nabi Muhammad SAW bersabda "Barangsiapa berpuasa penuh di bulan ramadan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan syawal, maka pahalanya seperti berpuasa selama satu tahun" (HR. Muslim)

Sebelum menyimak niat puasa syawal, simak terlebih dahulu keistimewaan puasa syawal berikut ini dilansir dari TribunTimur dalam artikel "3 Keutamaan Puasa Syawal Setelah Puasa Ramadhan, Kapan Dilakukan? Simak Bacaan Niat dan Tata Caranya"

1. Seperti Puasa Satu Tahun

Berpuasa syawal enam hari memiliki keutamaan seperti puasa satu tahun lamanya.

Hal tersebut sebagaimana tertuang dalam sebuah hadist riwayat Muslim nomor 1164 yang menyebut bahwa puasa Syawal selama 6 hari bagai puasa satu tahun lamanya.

"Barangsiapa yang berpuasa Ramadhan kemudian berpuasa enam hari di bulan Syawal, maka dia berpuasa seperti setahun penuh."

Halaman
1234
Penulis: Alif Nur Fitri Pratiwi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved