Pakar Komunikasi Unair, Suko Widodo: Kebijakan Penanganan PSBB Kurang Maksimal
Selama ini kebijakan penanganan kurang memperhatikan prinsip sains atau ilmu pengetahuan. Bukan saja ilmu kesehatan, tetapi juga ilmu pengetahuan lain
Penulis: Sulvi Sofiana | Editor: Eben Haezer Panca
SURYA.co.id | SURABAYA - Perkembangan laju penambahan orang terpapar Covid-19 sungguh memprihatinkan. Penerapan PSBB dan protokol kesehatan selama ini berlangsung tidak efektif.
Tidak disiplinnya masyarakat dan longgarnya aturan menunjukkan kelemahan ikhtiar pencegahan covid-19.
"Selama ini, para petugas lapangan mulai dari polisi, satpol, relawan dan lainnya telah bekerja keras menghadapi masyarakat dengan situasi sosial yang rumit. Bahkan tenaga medis telah habis-habisan bertarung menangani pasien,"ungkap Pakar Komunikasi Unair, Dr Suko Widodo.
Tetapi menurutnya, semuanya menjadi sia-sia apa yang petugas lapangan dan petugas medis lakukan, jika kebijakan PSBB dan protokol kesehatan tidak dijalankan secara komprehensif
Hal ini terjadi karena selama ini kebijakan penanganan kurang memperhatikan prinsip sains atau ilmu pengetahuan. Bukan saja ilmu kesehatan, tetapi juga ilmu pengetahuan lainnya seperti ismu sosial, ilmu hukum, psikologi dan lain-lain.
"Pendek kata, kebijakan ini kurang menyertakan dasar ilmiah yang memadai. Kalangan sains dan ilmuwan tidak dilibatkan secara penuh,"urainya.
Demikian juga, aktivis sosial yang punya pengalaman dalam menangani problem sosial tidak dilibatkan.
Menurut Suko, pemerintah cenderung sibuk dengan problem administratif, dan berselebrasi. Kebingungan mencari “permisif” dan mencari pembenar secara sepihak.
"Semua harus belajar dan mengevaluasi bersama atas ketidak-efektifan penerapan kebijakan PSBB di berbagai daerah dan penerapan protokol kesehatan. Tidak perlu malu untuk memperbaiki,"lanjutnya.
Pasalnya jika menginginkan kondisi cepat membaik, kalangan politisi mestinya juga diminta memberi masukan berdasarkan aspirasi masyarakat.
"Jika pendekatan penanganan PSBB dan protokol kesehatan ini tak segera diubah, maka bisa diperkirakan hasilnya tak maksimal,"pungkasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/surabaya/foto/bank/originals/suko-widodo_20180906_135337.jpg)