Berit Surabaya

Polisi Gagalkan Pengiriman Rokok Tanpa Cukai saat Melintas Depan Pos Raya Rungkut Industri Surabaya

Setelah dihentikan dan diperiksa, polisi mendapati tumpukan kardus yang diketahui berisi ratusan pak rokok tanpa cukai.

Istimewa
Polisi saat amankan barang bukti dan tersangka di Pos Pengamanan Raya Rungkut Industri Surabaya. 

SURYA.co.id | SURABAYA - Pengiriman rokok tanpa pita cukai berhasil digagalkan Polsek Tenggilis Mejoyo Surabaya, Jumat (22/5/2020) malam.

Polisi saat itu mencurigai kendaraan Izuzu Elf berplat nomor M 7035 F asal Madura yang melintas saat hendak memasuki jam PSBB di Surabaya.

Setelah dihentikan dan diperiksa, polisi mendapati tumpukan kardus yang diketahui berisi ratusan pak rokok tanpa cukai.

Ratusan pak rokok itu dikemas dapam 76 box berbagai merek.

"Awalnya kami mencurigai satu unit elf. Kami periksa apakah membawa penumpang mudik atau bagaimana. Ternyata di dalamnya ada kardus rokok dan setelah kami periksa tak ada cukainya," kata Kapolsek Tenggilis Mejoyo, Kompol Kristiyan Beorbel Martino, Sabtu (23/5/2020).

Lebih lanjut, Kristiyan kemudian menginterogasi sopir berinisial S (33) warga Pamekasan yang juga pemilik travel PT Maha Jaya Pamekasan.

Ternyata, S mengakui jika ia sendiri yang memproduksi rokok tersebut dan akan dipasarkan ke wilayan Jember.

"Tersangka ini tidak punya izin usaha perdagangan rokok, hanya punya izin usaha tavel. Jadi ini rokok ilegal dan terpaksa kami amankan," tambahnya.

Pengakuan S, ia sudah setahun menjalankan bisnis rokok tanpa cukai tersebut.

Omsetnya bisa mencapai ratusan juta rupiah per bulannya.

Dari tangan tersangka, polisi menyita Premium St, 40 Ball, Per Ball Rp.500.000,
Merk. GM.Maild, 8 Ball, per Ball Rp.500.000, dan Merk Nat Geo mild : 30 Ball, Per Ball Rp.500.000.

Penulis: Firman Rachmanudin
Editor: Fatkhul Alami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved