Virus Corona di Gresik

Pemkab Gresik Longgarkan Pemudik Pulang ke Bawean, Syaratnya Harus Bawa Surat Sehat

Ratusan penumpang asal Pulau Bawean pulang diangkut Kapal Express Bahari, Sabtu (23/5/2020).

SURYA.CO.ID/Willy Abraham
Penumpang saat menaiki Kapal Express Bahari hendak pulang ke Bawean di Pelabuhan Gresik, Sabtu (23/5/2020). 

SURYA.CO.ID, GRESIK – Ratusan penumpang asal Pulau Bawean pulang diangkut Kapal Express Bahari, Sabtu (23/5/2020). Dari ratusan penumpang itu, yang berstatus tenaga kerjas Indonesia hanya sebagian kecil.

Kabid Angkutan Dinas Perhubungan Kabupaten Gresik, Muhammad Amri menuturkan jika kembali beroperasinya kapal penumpang tujuan Gresik-Bawean adalah menindaklanjuti keputusan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Gresik.

Sebab, warga Bawean yang tinggal sementara di wilayah daratan Gresik terancam akan kehabisan bekal jika tidak segera kembali.

“Dari 195 penumpang yang berstatus TKI 12 orang,” jelasnya di Pelabuhan Gresik, Sabtu (23/5/2020).

Menurutnya, Pemkab Gresik melonggarkan pemudik karena kemanusiaan. Syarat untuk bisa pulang kampung ke Bawean sangat ketat.

Penumpang harus membawa surat sehat, ada tiga puskesmas yang ditunjuk untuk melayani warga Bawean. Salah satunya Puskesmas Alun-alun.

"Menunjukkan hasil rapid test. Hasilnya negatif bisa pulang," kata dia.

Sejak pukul 06.00 Wib, petugas langsung mengecek penumpang sebelum masuk ke dalam kapal.

Diperbolehkannya warga Bawean pulang ini disambut positif oleh Khasanatur Rahma (27). Warga Kecamatan Sangkapura itu mengaku bersyukur bisa diperbolehkan mudik, sambil menggendong bayinya masuk ke dalam kapal.

"Saya menunggu pulang naik kapal penumpang, naik kapal barang Gili Iyang tidak kuat. Lama, delapan jam di kapal," terangnya.

Kasi Keselamatan Berlayar KSOP Gresik, Capt Masri T Randa Bunga menambahkan selain protokol kesehatan yang ketat, jumlah kapasitas kursi kapal dibatasi 50 persen.

Apakah sampai arus balik kapal penumpang beroperasi? Pihaknya belum bisa memastikan. Kapal penumpang hanya beroperasi hari ini.

"Kami serahkan semua kepada tim Gugus Tugas Pemkab Gresik. Hari ini satu kali berlayar. Dari Gresik ke Bawean, nanti siang dari Bawean ke Gresik," terangnya.

Sekadar informasi, pada Senin (18/5/2020) kapal barang yang masih diperbolehkan mengangkut penumpang ke pulau Bawean gagal berangkat. Penyebabnya, dari 53 penumpang kapal yang melakukan rapid test, 19 di antaranya reaktif. Sehingga dilarang mengangkut penumpang.

Penulis: Willy Abraham
Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved