Kronologi dan Fakta Lengkap 2 Anggota TNI AD Tewas saat Lerai Pertikaian dalam Sepekan Terakhir

Kronologi dan fakta lengkap 2 anggota TNI AD tewas saat lerai pertikaian dalam sepekan terakhir.

Banjarmasin Post/dok.surya
Petugas sedang mengevakuasi anggota TNI AD yang tewas dibacok menantu keponakannya di Kabupaten Balangan, Kalsel. Foto kiri: ilustrasi anggota TNI AD. 

SURYA.CO.ID - Berikut ini fakta lengkap dan kronologi dua anggota TNI AD tewas saat melerai pertikaian dalam sepekan terakhir.

Seorang anggota TNI Sertu Aliansyah turut menjadi korban pembacokan oleh suami dari keponakannya bernama Rusdi (39) di Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan atau Kalsel.

Sertu Aliansyah tewas karena terluka cukup parah akibat bacokan yang bersarang di dadanya hingga tembus ke paru-paru.

Selain itu, insiden berdarah ini juga menelan korban jiwa lainnya yakni Rusdiana, istri dari pelaku Rusdi yang juga keponakan Sertu Aliansyah.

Arma, Ketua RT 9 Kelurahan Paringin Timur, Kecamatan Paringin, Kabupaten Balangan, mengungkapkan awal mula insiden penganiayaan yang membuat Sertu Aliansyah dan Rusdiana tewas.

Menurut Arma, pembunuhan tersebut bermula ketika pasangan suami istri atau pasutri itu, yakni Rusdi dan Rusdiana terlibat cekcok karena urusan rumah tangga.

Berdasarkan keterangan dari anak pasutri tersebut, cekcok antara Rusdi dan Rusdiana terjadi sejak sahur hingga pagi.

Rusdi menuduh istrinya Rusdiana berselingkuh dengan pria lain karena disebut sering telepon-teleponan.

“Cerita dari anaknya, perkelahian sudah sejak sahur hingga pagi. Awalnya Rusdi menuduh
Rusdiana sering telponan dengan lelaki lain dan pacaran. Lantas Rusdi cemburu,” kata Arma dikutip dari Banjarmasinpost.co.id pada Sabtu (23/5/2020).

Tak tinggal diam, Rusdiana pun membantah dituduh berselingkuh oleh suaminya.

Halaman
1234
Editor: Tri Mulyono
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved