Pilwali Surabaya 2020

RT dan RW di Surabaya Curhat Bansos Tak Kunjung Datang, Cak Machfud Tanggap Beri Bantuan

Sejumlah RT dan RW di Surabaya melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat Machfud Arifin membahas soal keluhan-keluhan yang terjadi di wilayahnya

Istimewa
RT dan RW di Surabaya curhat bansos tak kunjung datang, Cak Machfud tanggap beri bantuan 

SURYA.CO.ID, SURABAYA - Sejumlah RT dan RW di Surabaya melakukan pertemuan dengan tokoh masyarakat, Machfud Arifin membahas soal keluhan-keluhan yang terjadi di wilayahnya masing-masing. Salah satunya mereka mengeluhkan bantuan sosial (Bansos) dari pemerintah kota yang tak kunjung datang

Ketua RW 8 Bubutan, Cholil Salim menyampaikan keluhannya terkait kacaunya pendataan bantuan sosial yang dilakukan oleh pemerintah kota.

Ia mengaku banyak warga di wilayahnya yang tak tersasar bantuan dari pemkot.

"Bolak balik saya mendata masyarakat miskin di wilayah saya, tapi sampai sekarang data yang masuk tak pernah terealisasi. Justru saya melihat banyak warga yang dikatakan mampu malah menerima bantuan, entah datanya dari mana," ujar Cholil.

Cholil berharap jika Machfud Arifin bisa membantu meng-cover kebutuhan masyarakat di wilayahnya yang belum mendapat bantuan dari pemerintah

"Semoga Pak Machfud mau membantu kebutuhan masyarakat di wilayah saya, khususnya warga-warga yang memang sangat membutuhkan. Saya berani meminta kepada bapak karena saya tahu jika Pak Machfud pasti akan membantu," kata Cholil.

Keluhan yang sama disampaikan Ketua RW 4 Asemrowo, Herman Triaji. Ia mengeluhkan soal masih banyaknya wilayah-wilayah kumuh yang tak layak huni di wilayahnya.

"Masih banyak di wilayah saya yang hidup di bawah ketidaklayakan. Ada yang rumahnya hanya berukuran 2 x 3 meter. Anggota keluarganya 5 orang. Bagaimana bisa mereka menerapkan sosial distancing di rumahnya," kata Herman.

Keluhan para tokoh masyarakat tersebut dijawab langsung oleh Machfud. Menurut Purnawirawan jenderal bintang dua itu, ia menyampaikan siap membantu kebutuhan warga di wilayah-wilayah yang belum tersentuh bantuan oleh pemkot.

"Segera akan kita realisasikan untuk mengirimkan bantuan-bantuan khususnya kebutuhan pangan untuk warga yang memang sangat membutuhkan. Nanti saya minta data dari RW, warga mana saja yang patut mendapat bantuan," ujar Machfud.

Perihal wilayah-wilayah kumuh yang masih banyak terlihat di Surabaya, Machfud mengatakan jika itu bukan hanya tanggung jawab pemkot semata. Tapi juga perlu adanya kerja sama dengan masyarakat.

"Jika masyarakat setuju nanti, rumah-rumah kumuh dengan kepadatan penduduk bisa kita bangun bangunan meninggi seperti rusunawa. Kita siapkan taman dan fasilitas lengkap lainnya, itu mudah nanti jika saya dikehendaki menjadi wali kota, insya Allah anggarannya bisa diadakan," pungkas Machfud.

Editor: Cak Sur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved