Puasa Ramadhan Terakhir, Rasulullah Ingatkan untuk Puasa Syawal, Pahalanya Seperti Puasa 1 Tahun

pada zaman Nabi, sahabat pernah diingatkan agar menjalankan puasa Syawal

Picsart
Ilustrasi - pada zaman Nabi, sahabat pernah diingatkan agar menjalankan puasa Syawal 

SURYA.CO.ID - Puasa Ramadhan 1441 H segera berakhir.

Kementerian Agama (Kemenag) RI sudah memutuskan, Idul Fitri 1441 H jatuh pada Minggu (22/5/2020).

Di akhir Ramadhan pada zaman Nabi, sahabat pernah diingatkan agar menjalankan puasa Syawal. Yaitu hari kedua Syawal.

Dikutip dari Buku Ringkasan Hadist Shahih Al-Bukhari disusun Imam Az-Zabidi, terjemahan Achmad Zaidun Cetakan Pustaka Amani Terbit 202 dijelaskan sebagai berikut.

"Diriwayatkan dari Imam bin Hushain r.a bahwa Nabi SAW bertanya kepada seorang lali-laki: "Hai ayah si Fulan! Apakah kamu berpuasa pada hari-hari akhir bulan ini (Bulan Sya'ban)? Laki-laki itu menjawab: "Tidak, ya Rasulullah". Beliau bersabda: "Apabila kamu menyelesaikan puasamu (Pada Bulan Ramadhan). Maka berpuasalah dua hari (pada Bulan Syawal)". Riwayat lain, Imran bis Husain mengatakan: Rasulullah SAW bertanya kepada laki-laki tersebut, "Apakah kamu berpuasa pada hari-hari terakhir bulan Sya'ban)?"

(Hadis ini diriwayatkan oleh Al Bukhari nomor 1983)

Pahala 1 Tahun

Sementara pahala menjalankan puasa Syawal seperti mengerjakan puasa 1 tahun, dijelaskan dalam hadis Mislim.

Melansir Pustaka Sunni Salafiyah - KTB, isi hadist Muslim sebagai berikut.

"Nabi Muhammad SAW bersabda "Barangsiapa berpuasa penuh di Bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka Pahalanua seperti berpuasa selama satu tahun" (HR. Muslim)

Dalil ini jadi pijakan kuat Madzhab Syafi'i, Ahmad bin Hanbal dan Abu Daud tentang kesunahan menjalankan ouasa 6 hari dibulan Syawal, sedanhkan Abu Hanifah memakruhkan menjalaninya dengan pendapat agar yidak memberi prasangka akan wajibnya puasa tersebut.

Ulama berkata "alasan menyamai puasa setahun penuh berdasarkan bahwa satu kebaikan menyamai 10 kebaikan, dengan demikian Bulan Ramadhan menyamai 10 bulan lain (1 bulan x 10 = 10 bulan) dan 6 hari di bulan Syawal menyamai dua bulan lainnya (6 × 10 = 60 = 2 bulan). (Syahr Nawaawi 'ala Muslim (VIII/56)

Berikut penjelasan tentang pahala menjalankan Puasa Syawal.

Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved